Jumat, 24 April 2026

Berita Banda Aceh

Dai Aceh Diminta Sampaikan Risalah dengan Mengedepankan Sikap Moderasi

Kepala Bidang Urusan Agama Islam Kanwil Kemenag Aceh, Drs Marzuki saat membuka kegiatan ini mengatakan, dai dan daiyah harus menjadi penyampai risalah

Penulis: Masrizal Bin Zairi | Editor: Mursal Ismail
HUMAS KEMENAG ACEH
Kepala Bidang Penerangan Agama Islam Zakat Wakaf Kanwil Kemenag Aceh Drs Azhari menyampaikan materi pada acara pembinaan moderasi beragama bagi puluhan dai dan daiyah di Provinsi Aceh di Hotel Hijrah, Aceh Besar. Kegiatan ini berlangsung mulai 23-24 Agustus 2021 

Kepala Bidang Urusan Agama Islam Kanwil Kemenag Aceh, Drs Marzuki saat membuka kegiatan ini mengatakan, dai dan daiyah harus menjadi penyampai risalah yang mengedepankan sikap moderasi.

Laporan Masrizal | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Kantor Wilayah Kementerian Agama atau Kanwil Kemenag Aceh menggelar pembinaan moderasi beragama bagi puluhan dai dan daiyah di Provinsi Aceh.

Kegiatan ini berlangsung di Hotel Hijrah, Aceh Besar, 23-24 Agustus 2021 

Kepala Bidang Urusan Agama Islam Kanwil Kemenag Aceh, Drs Marzuki saat membuka kegiatan ini mengatakan, dai dan daiyah harus menjadi penyampai risalah yang mengedepankan sikap moderasi.

"Mari kita amalkan ajaran Alquran bahwa dalam menyeru umat kita harus mengedepankan kebijaksanaan, memberi teladan dan pelajaran yang baik serta berdiskusi dengan santun," ujarnya.

Sementara Kepala Bidang Penerangan Agama Islam Zakat Wakaf Kanwil Kemenag Aceh, Drs Azhari menyampaikan, para dai harus aktif menyampaikan pesan penerapan protokol kesehatan kepada masyarakat.

Ia menyampaikan penerapan protokol kesehatan merupakan bagian dari menjaga kebersihan.

"Ketika ada instruksi pakai masker, maka kenakan masker. Ketika ada instruksi mencuci tangan, maka cuci tangan.

Maka kita harus sosialisasi tentang protokol kesehatan, jika dai yang berbicara tidak ada yang mencemooh," kata Azhari.

Di samping itu, Azhari juga mengatakan, pelaksanaan pembinaan moderasi beragama bagi para dai dan daiyah juga dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan.

Kegiatan ini, menurut Azhari, selain ajang penguatan dai mengenai moderasi beragama, juga sebagai ajang silaturahmi antar dai di Aceh.

"Kami berharap pertemuan singkat ini bisa menjadi bahan bersama dalam praktik sehari-hari, apalagi dalam kondisi Covid-19," ujar Azhari. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved