Gubernur Terima Naskah Asli Kontrak Kerja Sama Blok B, Pemantik Bangkitnya Industri Migas di Aceh
Dengan demikian, hingga 20 tahun ke depan, pengelolaan Blok B berada di bawah pengendalian Aceh.
Penulis: Fikar W Eda | Editor: Mursal Ismail
Dengan demikian, hingga 20 tahun ke depan, pengelolaan Blok B berada di bawah pengendalian Aceh.
Laporan Fikar W Eda | Jakarta
SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Gubernur Aceh, Ir H Nova Iriansyah MT, menerima Naskah Asli Kontrak Kerja Sama Blok B dari Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM, Dr Ir Ego Syahrial, M. Sc mewakili Menteri ESDM.
Naskah itu diterima di Gedung Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia, Jakarta, Rabu (25/8/2021).
Dengan demikian, hingga 20 tahun ke depan, pengelolaan Blok B berada di bawah pengendalian Aceh.
Nova mengharapkan produksi Migas Wilayah Kerja B ini dapat menjadi pemantik bangkitnya industri berbasis gas di Kawasan Ekonomi Khusus Arun - Lhokseumawe dan wilayah Aceh lainnya.
Selanjutnya kata Nova, semua sistem kontrak kerja sama ini nantinya dipantau dan diawasi Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA), sebagaimana amanat Peraturan Pemerintah Nomor 23 tahun 2015.
Dengan demikian, pelaksanaan kontrak kerja sama ini akan terukur, transparan dan akuntabel, sehingga sumber daya alam yang dihasilkan dapat dimanfaatkan sebagai penggerak pembangunan nasional berkelanjutan.
"Apalagi PT Pertamina Hulu Energi NSB/NSO, selaku pengelola Blok Migas Wilayah Kerja B sebelumnya sangat mendukung proses transisi ini dengan menyiapkan Tim Pendamping guna memastikan kelancaran operasional dan produksi," kata Nova.
Dukungan ini tentunya sangat penting guna memastikan penyaluran gas kepada konsumen berjalan lancar.
Gubernur Aceh juga menyampaikan terima kasih kepada Menteri dan segenap jajaran Kementerian ESDM yang telah mendukung proses pengalihan sistem pengelolaan Migas Blok B ini, PT Pertamina Hulu Energi NSB/NSO yang tetap aktif memberi pendampingan kepada PT Pema Global Energy selama proses transisi berjalan.
"Semoga dengan tampilnya PT Pema Global Energy dalam industri Migas nasional mampu memperkuat kontribusi Aceh dalam mencapai Program Target Migas Nasional tahun 2030," lanjut Nova.
"Selanjutnya kami mengucapkan selamat menjalankan amanah kepada PT. Pema Global Energy dan Badan Pengelola Migas Aceh.
Semoga ridha Allah senantiasa menyertai semua usaha yang kita jalankan. Aamiin Ya Rabbal Alamin." tutup Nova.
Acara ini juga dihadiri Dirjen Migas Kementerian ESDM beserta para pimpinan di Lingkungan Kementerian ESDM, Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Aceh.
Kemudian Kepala Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) T Mohammad Faisal, Pimpinan PT Pertamina Hulu Energi, dan Pimpinan PT Pema Global Energi. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/gubernur-nova-terima-naskah-kontrak.jpg)