Minggu, 10 Mei 2026

Internasional

Wartawan BBC Buruan Taliban Terjebak di Luar Bandara Kabul

Seorang wartawan BBC yang bekerja di Afghanistan selama bertahun-tahun telah menjadi sasaran Taliban.

Tayang:
Editor: M Nur Pakar
AP
Anggota militer Inggris dan AS membantu evakuasi warga keluar dari Kabul, Afghanistan pada Jumat (20/8/2021). 

SERAMBINEWS.COM, LONDON - Seorang wartawan BBC yang bekerja di Afghanistan selama bertahun-tahun telah menjadi sasaran Taliban.

Saat ini, dia terjebak di luar bandara Kabul dan tidak dapat mencapai bandara.

Seorang juru bicara BBC mengatakan akan melakukan segala yang bisa dilakukan untuk mengamankan keselamatan timnya di Afghanistan.

“Semua keahlian dan sumber daya yang relevan di seluruh BBC dan dengan pihak eksternal saat ini didedikasikan untuk tugas ini,” tambahnya.

Mantan reporter BBC, seorang warga negara Afghanistan, dikatakan sebagai target bernilai tinggi bagi Taliban.

Baca juga: Lulusan Oxford dan Putra Pejabat Militer di Afghanistan Minta Bantuan

Kelompok itu dilaporkan pergi ke rumahnya pada Selasa lalu untuk membunuhnya.

Jen Wilson, chief operating officer dari Army Week Association di New York, mengatakan:

“Taliban suka, ketika jurnalis TV Amerika turun karena kemudian berbicara dengan Barat."

"Tetapi mereka membenci jurnalis pribumi, terutama yang berada di tempat tidur dengan pasukan sekutu.”

Sejak Taliban memperoleh petak besar wilayah dalam beberapa bulan terakhir, banyak wartawan di Afghanistan bersembunyi.

Baca juga: Penterjemah Angkatan Darat Inggris di Afghanistan Mendarat Selamat, Tempati Hotel Mewah

Hanya beberapa minggu yang lalu, wartawan Reuters Denmark Siddiqui tewas.

Saat meliput bentrokan antara pasukan keamanan Afghanistan dan pasukan Taliban di dekat perbatasan dengan Pakistan.

Siddiqui bekerja minggu itu sebagai jurnalis dengan pasukan keamanan Afghanistan.

Namun, dia ditangkap dan dibunuh dalam baku tembak dengan Taliban.

Ribuan jurnalis, penterjemah, dan pemecah masalah Afghanistan telah memberikan informasi yang sangat berharga dari lapangan kepada organisasi media internasional sejak 2001.(*)

Baca juga: Inggris Tak Sengaja Terbangkan Warga Afghanistan Tak Terdaftar, Tetap Diizinkan Masuk Birmingham

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved