Jumat, 24 April 2026

Berita Banda Aceh

Rumah Amal Universitas Syiah Kuala Serahkan Bantuan Zakat Produktif

Acara serah terima dana zakat produktif oleh RA-USK untuk UKM Bungong Cawing dilaksanakan pada hari Jumat

Penulis: Said Kamaruzzaman | Editor: Mursal Ismail
For Serambinews.com
Rumah Amal Universitas Syiah Kuala Serahkan Bantuan Zakat Produktif 

Acara serah terima dana zakat produktif oleh RA-USK untuk UKM Bungong Cawing dilaksanakan pada hari Jumat

Laporan Said Kamaruzzaman | Banda Aceh 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Salah satu program penyaluran dana zakat produktif oleh Rumah Amal Masjid Jamik Universitas Syiah Kuala (RAMJ-USK) adalah program pemberdayaan ekonomi masyarakat dhuafa (P2EMD) tahun anggaran 2021.

Salah satu pelaksana hibah P2EMD ini adalah Dr Rita Khathir, STP, M.Sc dan Yunita, SSi., MSc yang membuat sebuah program pemberdayaan perempuan duafa di Desa Cot Cut melalui wirausaha bumbu kering bernama UKM Bungong Cawing untuk 5 orang warga terpilih.

Acara serah terima dana zakat produktif oleh RA-USK untuk UKM Bungong Cawing dilaksanakan pada hari Jumat 6 Agustus 2021 di desa Cot Cut, disaksikan oleh perangkat desa.

Daftar penerima manfaat Ruwaida, Yusnidar, Mariah, Nuriah dan Siti Hajar.

Total dana yang diberikan adalah Rp 25 juta atau masing-masing penerima mendapatkan Rp 5 juta.

Untuk terlaksananya program dana zakat produktif ini, RAMJ-USK bekerja sama dengan LPPM-USK membuka program hibah pengabdian masyarakat P2EMD.

Maksudnya agar para dosen dapat mengaplikasikan ilmu dan teknologi serta memberikan pendampingan langsung kepada masyarakat penerima zakat.

Rita Khathir menyatakan bahwa uang Rp25 juta digunakan untuk belanja kebutuhan peralatan dan bahan baku wirausaha bumbu kering.

Ide usaha sendiri digagas berdasarkan hasil FGD sebelum proposal P2EMD disusun, sehingga nilai partisipasi penerima zakat sudah didesain dari awal kegiatan.

Atas keputusan mereka sendiri, wirausaha ini didirikan.

Peralatan teknologi yang diberikan adalah 1 unit alat pengering terowongan Hohenheim Aceh dengan Panjang 3,5 meter, satu mesin penggiling tipe disk, satu alat perajang maksindo, satu vacuum sealer.

Kemudian satu rak stelling kaca, satu meja kerja, satu timbangan digital 40 kg, satu printer thermal, satu set kemasan dan label, dan satu set perlengkapan seperti apron, toples, baskom, dan lain-lain.

Selain itu dana zakat juga digunakan untuk pembelian bahan baku awal produksi.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved