Sabtu, 30 Mei 2026

Internasional

Perusahaan Teknologi Global Dirikan Akademi dan Pelatihan di Arab Saudi, Microsoft Sampai Apple

Perusahaan raksasa teknologi global telah menandatangani perjanjian untuk mendirikan akademi dan program pelatihan di Riyadh, Arab Saudi.

Tayang:
Editor: M Nur Pakar
Foto: Saudi Press Agency
Muhammad Khurram Khan, Profesor keamanan siber di Universitas King Saud dan Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed Bin Salman yang memegang HP jadul dan canggih. 

Program dan pelatihan pengembangan keterampilan yang ditawarkan oleh raksasa teknologi global terkemuka akan meningkatkan keterampilan pemrograman untuk bakat lokal, kata Khan.

Disebutkan juga, akan memelihara pola pikir kewirausahaan dan mendorong inovasi.

“Inisiatif ini juga akan berkontribusi untuk memperkuat keamanan siber, AI, drone, dan ekosistem pengembangan game yang setara dengan negara maju lainnya,” katanya.

Menteri Komunikasi dan Teknologi Informasi Saudi Abdullah Al-Sawaha meluncurkan chip pintar pertama buatan Saudi.

Akan digunakan dalam aplikasi militer, sipil, dan komersial.

Baca juga: Arab Saudi Sesalkan Pemutusan Hubungan Aljazair dan Maroko

Selain itu, Menkominfo mendirikan Program Pengembangan Teknologi Nasional dengan tujuan menjadikan Kerajaan sebagai negara teknologi terdepan di dunia.

Dana eWTP Arab Saudi-China, yang berupaya mendukung startup teknologi di Kerajaan, juga diresmikan di acara peluncuran tersebut.

Dalam perkembangan lain di acara tersebut, inisiatif 1.000 Tuwaiq diluncurkan untuk mendirikan 40 kamp pelatihan di seluruh Arab Saudi, menargetkan 10.000 talenta teknis.

“Penandatanganan perjanjian oleh perusahaan teknologi global akan membantu meningkatkan kemampuan digital nasional," kata Osama Ghanem Al-Obaidy.

Penasihat dan profesor hukum di Institut Administrasi Publik di Riyadh itu juga menyebutkan akan menjadi pusat inovasi digital dalam pemrograman,

“Ini akan meningkatkan kepercayaan antara perusahaan teknis dan startup di satu sisi, dan lembaga pembiayaan di sisi lain," jelasnya.

Menurut Al-Obaidy, melatih pemuda Saudi dalam keamanan siber, pemrograman, kecerdasan buatan, dan video game di akademi akan mendukung orang Saudi yang berbakat.

Termasuk para wanita, karena juga akan membuka peluang baru bagi investor.

“Lulusan akademi ini akan memiliki keterampilan dan pelatihan yang tepat yang dibutuhkan oleh pasar kerja,” kata Al-Obaidy.

“Juga akan meningkatkan perekrutan orang Arab Saudi," tambahnya.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved