Breaking News:

Internasional

Melbourne Perpanjang Lockdown, Atasi Penyebaran Virus Corona Delta

Kota terbesar kedua di Australia, Melbourne kembali memperpanjang lockdown atau penguncian pada Minggu (29/8/2021).

Editor: M Nur Pakar
AFP
Jalanan tampak sepi dari lalu lalang kendaraan di Melbourne, Australia. 

SERAMBINEWS.COM, MELBOURNE - Kota terbesar kedua di Australia, Melbourne kembali memperpanjang lockdown atau penguncian pada Minggu (29/8/2021).

Dengan alasan, masih berjuang mengatasi virus Corona Delta yang dinilai bandel.

Hampir tujuh orang di Melbourne dan negara-negara bagian sekitar Victoria keluar dari penguncian empat minggu pada Kamis (26/8/2021).

Dilansir AFP, Perdana Menteri Negara Bagian Dan Andrews mengatakan tidak akan mungkin lagi dengan jumlah kasus meningkat 92 dalam semalam.

Ini menjadi penguncian pandemi termasuk kota, dan jam malam, penutupan taman bermain, dan olahraga yang ketat.

“Kami masih memiliki terlalu banyak kasus di masyarakat terlalu lama bagi kami untuk dapat membuka dan memberikan kembali kebebasan yang kami hargai," katanya.

Baca juga: Kasus Virus Corona Sydney Capai Rekor, Rumah Sakit Mulai Kewalahan Layani Pasien Covid-19

"Kebebasan sebenarnya sangat kami inginkan kembali,” kata Andrews.

Andrews tidak mengungkapkan berapa lama perintah tinggal di rumah akan tetap berlaku.

Dia mengatakan para pejabat akan melihat semua opsi yang berbeda.

Sementara itu negara bagian tetangga New South Wales, yang mencakup kota Sydney terpadat di Australia, mencatat 1.218 kasus baru pada Minggu (29/8/2021).

Sehingga,. mendorong beban harian seluruh negara ke tingkat tertinggi baru sepanjang waktu.

Hampir 19.000 kasus terdeteksi di negara bagian berpenduduk sekitar delapan juta orang, sejak wabah varian Delta dimulai pada pertengahan Juni 2021.

Baca juga: Sydney Mencatat Kasus Virus Corona Paling Mematikan, Pusat Gelombang Ketiga Covid-19 Australia

Tetapi dengan tingkat vaksinasi yang melonjak di New South Wales, pihak tertentu hanya memiliki 70 persen orang dewasa di sana akan divaksinasi sepenuhnya pada Oktober 2021.

Dengan demikian, penduduk lelah dengan waktu yang lama untuk mendapatkan beberapa kebebasan sederhana.

Di daerah non-hotspot, lima orang dewasa yang divaksinasi lengkap akan dapat berkumpul di tengah-tengah kota hingga satu jam mulai pertengahan September.

Namun, pihak lain juga memberi kesempatan bahwa pernikahan kecil akan segera diizinkan.

Para pemimpin Australia telah menyepakati peta jalan nasional untuk membuka kembali negara itu.

Baca juga: Sydney Cetak Rekor Kasus Covid-19, Militer Australia Harus Turun Tangan untuk Tegakkan Aturan

Setelah target vaksinasi 70 dan 80 persen tercapai di setiap negara bagian dan teritori.

Negara ini mencatat lebih dari 51.000 kasus Covid-19 dan hampir 1.000 kematian dalam populasi 25 juta sejak awal pandemi.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved