Berita Lhokseumawe

PT Pertamina dan PT Pelindo belum Modali KEK Arun, Ini Tanggapan Serta Saran Ketua Komisi II DPRA

Padahal, kedua perusahaan Badan Usaha Milik Negara atau BUMN itu sebagai konsorsium pengusul Kawasan Ekonomi Khusus atau KEK Arun Lhokseumawe.

Penulis: Herianto | Editor: Mursal Ismail
hand over dokumen pribadi
Ketua Komisi II DPRA, Irpannusir SE, SAg, MIKom 

Perta Arun Gas

Sekarang ini, kata Marthuni, PT Perta Arun Gas (PAG) sedang mengkaji untuk pembangunan pabrik pengawetan ikan atau integrated cold storage berbasis energi dingin hasil proses regasifikasi gas.

Sedangkan beberapa calon investor barunya antara lain PT Korinia Refenery Aceh dan PT Sinergi Peroksida  Industri yang sebelumnya pernah menyatakan akan berinvestasi di KEK Arun.

Tetapi hingga kini belum merealisasikan rencana investasinya tersebut.

Marthunis menjelaskan, dalam penyelenggaraan KEK Arun Lhokseumawe, ada dua institusi utama  yang bertugas untuk melayani investor dan KEK Arun yaitu Badan Usaha Pembangunan dan Pengelola (BUPP) dan Administratur.

PT Patriot  Nusantara Aceh sebagai BUPP KEK Arun berfungsi mengelola kawasan, promosi, persetujuan  lingkungan dan rekomendasi  perizinan.

Sedangkan Administratur salah satu UPTD dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Aceh.

Administratur merupakan lembaga yang memberi izin dan juga mengadministrasikan insentif  lainnya kepada investor.

Hingga kini, kata Marthunis, terkait soal pengurusan perizinan di KEK Arun, yang merupkan fungsi dari Administratur UPTD DPMTPSP Aceh, belum ada pihak yang mengeluhkannya dan masih berjalan lancar.

Namun begitu, kata Marthunis, belum ada investor baru yang masuk saat ini ke KEK Arun, sehingga sebabnya bisa jadi karena pelayanan promosi dan rekomendasi belum optimal dilaksanakan.

Berdasarkan hal tersebut, Marthunis menyarakan, optimalisasi promosi dan rekomendasi KEK Arun perlu dilakukan melalui revitalisasi BUPP KEK Arun Lhokseumawe, yaitu PT Patriot Nusantara Aceh (Patriot).

Selanjutnya, konsorsium pendiri PT Patrio Nusantara Aceh, yang terdiri atas PT PIM, PT Pembangunan Aceh (PEMA), diharapkan dapat mengambi langkah-langkah  strategis  dalam revitalisasi PT Patriot. (*)

      

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved