Breaking News:

Berita Pidie

Cegah Penyebaran Covid-19, Bupati Pidie Abusyik Ajak Warga Hidupkan Tradisi Tolak Bala

Bupati Pidie, Roni Ahmad SE MM atau Abusyik mengajak warga untuk menghidupkan tradisi lokal untuk mencegah penyebaran Covid-19

Penulis: Muhammad Nazar | Editor: Muhammad Hadi
For Serambinews.com
Bupati Pidie, Roni Ahmad atau Abusyik 

Laporan Muhammad Nazar I Pidie

SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Bupati Pidie, Roni Ahmad SE MM atau Abusyik mengajak warga untuk menghidupkan tradisi lokal untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Ajakan Abusyik itu tertuang dalam surat dengan nomor 451.1/4098/2021 ditujukan kepada 23 camat, 730 keuchik dan imum meunasah di Pidie. 

Surat itu dikeluarkan orang nomor satu di Pidie setelah adanya hasil rapat bersama Forkopimda pada 26 Agustus 2021 

Baca juga: Anggota Komisi Hukum DPR RI Nasir Djamil: Habib Rizieq Shihab Layak Dibebaskan

Tercatat enam poin isi imbauan Bupati Pidie yang telah disebarkan.

Adalah menghidupkan tradisi tolak bala, yang dimulai dengan shalat Riyadhah/Istighasah dan berzikir.

Lalu, membaca doa tolak bala, Twafud-Dyar atau keliling kampung dengan jalan kaki, seraya melafadkan bacaan Wa qul jaa Al-haqqua Waza Haqqal Bathil Innal Bathillaka Nazahuqa.

Kemudian, warga harus melaksanakan shalat wajib lima waktu secara berjamaah, dengan membaca qunut Nazilah.

Baca juga: Mengenal AKBP Padli SH SIK MH, Santri Nahdlatul Wathan yang Kini Jadi Kapolres Pidie

Tak hanya itu, warga harus menjaga kebersihan tempat ibadah, tempat wuduk, lingkungan mesjid dan meunasah.

Juga mempertimbangkan secara arif pemanfaatan ambal, sajadah untuk selalu steril yang bebas dari virus.

Lalu, warga membiasakan pengamalan sunnah rasul, senantiasa menjaga wuduk di luar shalat, menjaga kebersihan fisik dan lingkungan.

Baca juga: Harga Emas Hari Ini, Senin (30/8/2021), Berikut Rincian Harga Emas Per Gram

Warga harus mengkonsumsi makanan dan minuman halalan taiyyba 

"Saya minta kepada masyarakat untuk tetap tenang, waspada tidak perlu menyikapi secara berlebihan dan tetap mengikuti arahan pemerintah dan menjaga protokoler kesehehatan," demikian Bupati Roni. (*)

Baca juga: Kasus Adik Hamili Kakak Kandung, Ini Alasan Pelaku Ajak Teman dan Main Gituan Setiap Rabu

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved