Berita Luar Negeri
Reaksi China atas Perjalanan Kapal Perang AS Melintasi Selat Taiwan
kemnehan China melayangkan protes atas perjalanan kapal perang Angkatan Laut AS dan kapal penjaga Pantai melalui perairan antara China dan Taiwan
SERAMBINEWS.COM - Amerika Serikat dan China masih tidak akur di darat dan di laut.
Pergerakan kapal perang Amerika Serikat langsung menimbulkan protes keras dari pihak China.
Karena kapal perang AS melintasi perairan Taiwan
Kementerian pertahanan China pada Sabtu (28/8/2021) melayangkan protes atas perjalanan kapal perang Angkatan Laut AS dan kapal penjaga Pantai melalui perairan antara China dan Taiwan.
Melansir AP, dalam sebuah pernyataan yang diposting di situs kementerian pertahanan, China menyebut langkah itu sebagai aksi provokatif.
Kemenhan China mengatakan hal tersebut menunjukkan bahwa Amerika Serikat adalah ancaman terbesar bagi perdamaian dan stabilitas dan pencipta risiko keamanan di Selat Taiwan.
"Kami menyatakan penentangan tegas dan kecaman keras," kata pernyataan itu.
Baca juga: Rudal Pembunuh Kapal Induk Akan Ditembakkan Dalam Latihan Militer China, Begini Kemampuannya
Sementara, menurut Angkatan Laut AS, kapal perusak berpeluru kendali USS Kidd dan kapal pemotong Coast Guard Munro berlayar melalui selat Taiwan pada hari Jumat di perairan internasional.
Latihan semacam itu dipandang sebagai peringatan bagi China, yang baru-baru ini melakukan latihan di dekat Taiwan.
“Transit kapal yang sah melalui Selat Taiwan menunjukkan komitmen AS untuk Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka,” kata sebuah pernyataan dari Armada ke-7 Angkatan Laut AS yang berbasis di Jepang.
Taiwan, yang merupakan rumah bagi 23,6 juta orang, berpisah dari China selama perang saudara yang menyebabkan Partai Komunis menguasai daratan pada tahun 1949.
Baca juga: Memanas! India Kerahkan Kapal Perang ke Laut China Selatan Bergabung dengan AS Melawan China
AS tidak memiliki hubungan diplomatik formal dengan Taiwan tetapi memiliki kantor perwakilan di ibu kota, Taipei, dan merupakan pemasok terbesar peralatan militer untuk pertahanannya.
Penjaga Pantai AS telah meningkatkan kehadirannya di Asia, ketika penjaga pantai China berpatroli di dekat pulau-pulau yang disengketakan yang diklaim oleh China dan pemerintah lainnya di Laut China Selatan dan Timur.
Munro sepanjang 418 kaki (127 meter), yang berbasis di Alameda, California, tiba di wilayah itu pada pertengahan Agustus untuk apa yang dikatakan Penjaga Pantai AS akan menjadi pengerahan selama berbulan-bulan.
Baca juga: Anggota DPRK Aceh Singkil Bimtek Ke Pekanbaru, YARA Kirim Papan Bunga Selamat Datang dari Zona Merah
Kapal ini menggelar latihan dengan kapal penjaga pantai Jepang, Aso, di Laut China Timur selama dua hari awal pekan lalu.
Penjaga pantai AS dan Taiwan mengadakan pembicaraan bulan ini setelah keduanya menandatangani perjanjian kerja sama pada bulan Maret. China telah mengecam perjanjian tersebut.
Pernyataan kementerian pertahanan China pada hari Sabtu mengatakan bahwa “Taiwan adalah bagian yang tidak dapat dicabut dari China,” dan bahwa China tidak akan mentolerir campur tangan apa pun dalam apa yang disebutnya sebagai urusan dalam negerinya.(*)
Artikel ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul Kapal perang AS melintasi Selat Taiwan, China protes keras!
Baca juga: Suami Istri Meninggal dalam Kebakaran di Beurawe, Ini Kesaksian Firman yang Rumahnya Ikut Terbakar
Baca juga: China Peringatkan Inggris, Sekelompok Kapal Induk dan Perang Mendekati Laut China Selatan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/kelompok-serangan-kapal-induk-ronald-reagan.jpg)