Berita Luar Negeri
Ukraina Gempur Krimea dan Pangkalan Bomber Rusia, Rentetan Ledakan hingga Kebakaran Dilaporkan
Pemerintah Rusia menuding pasukan Ukraina melancarkan serangan menggunakan drone dan rudal jenis Storm Shadow ke wilayah Sevastopol di Krimea.
Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Muhammad Hadi
Ukraina Gempur Krimea dan Pangkalan Bomber Rusia, Rentetan Ledakan hingga Kebakaran Dilaporkan
SERAMBINEWS.COM, MOSKOW – Serangan besar kembali mengguncang Rusia setelah rentetan ledakan dan kebakaran dilaporkan terjadi di sejumlah wilayah strategis, termasuk Semenanjung Krimea dan pangkalan militer Resimen Pengebom ke-47, Selasa (27/5/2026) pagi.
Menurut laporan kantor berita TASS, Pemerintah Rusia menuding pasukan Ukraina melancarkan serangan menggunakan drone dan rudal jarak jauh jenis Storm Shadow ke wilayah Sevastopol di Krimea.
Wali Kota Sevastopol, Mikhail Razvozhayev, mengatakan salah satu rudal menghantam cabang selatan Bank Sentral Rusia di kota tersebut hingga memicu kebakaran pada bagian atap bangunan.
Selain itu, dampak ledakan juga dilaporkan menghancurkan kaca sejumlah bangunan di sekitar lokasi serta merusak apartemen dan gedung administrasi.
Meski demikian, otoritas setempat memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.
Sementara itu, di wilayah Voronezh, Rusia tenggara, asap tebal terlihat membumbung usai ledakan di dekat lapangan terbang militer yang menjadi markas Resimen Pengebom ke-47 Rusia.
Gubernur Voronezh, Alexander Gusev, menyebut sistem pertahanan udara Rusia berhasil menembak jatuh dua “target berkecepatan tinggi”.
Namun, puing-puing yang jatuh dilaporkan merusak bengkel perbaikan ban dan beberapa bangunan utilitas di sekitar lokasi.
Media Kyiv Independent melaporkan, kilang minyak di Tuapse, wilayah Krasnodar Krai, juga diduga menjadi sasaran serangan pada malam sebelumnya.
Militer Ukraina sebelumnya mengklaim telah menyerang fasilitas energi tersebut sebanyak empat kali sepanjang musim semi tahun ini.
Di wilayah lain, warga di kota Taganrog yang berada di dekat perbatasan Ukraina turut melaporkan suara ledakan dan kepulan asap di beberapa titik kota.
Di tengah meningkatnya intensitas serangan drone Ukraina ke wilayah Rusia, surat kabar Inggris The Guardian melaporkan pemerintah Rusia kini menginstruksikan sejumlah lembaga strategis.
Termasuk bank-bank dan fasilitas penting negara, untuk ikut melakukan perlindungan mandiri terhadap ancaman drone.
Langkah tersebut disebut sebagai bagian dari upaya Moskow memperkuat pertahanan terhadap serangan lintas wilayah yang dalam beberapa bulan terakhir semakin sering menyasar infrastruktur militer dan energi Rusia.
(Serambinews.com/Agus Ramadhan)
| Demi Bayar Tunggakan Uang Kos Rp 380 Ribu, Pria Ini Tega 'Jual' Istri dan Anak Kandung ke Bapak Kos |
|
|---|
| Masinis Kereta Api yang Terlibat Kecelakaan di Thailand Ternyata Positif Narkoba dan Tak Berlisensi |
|
|---|
| Lawatan ke China, Presiden Putin ke Xi Jinping: Sehari Tanpa Bertemu Kamu Terasa Seperti Tiga Tahun |
|
|---|
| Pakistan Diam-Diam Kirim 8.000 Pasukan dan Jet Tempur ke Arab Saudi, Ada Apa? |
|
|---|
| Mantan Mata-mata AS Monica Witt Membelot ke Iran, Kini Diburu oleh FBI, Kepalanya Dihargai Rp3,5 M |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Markas-Armada-Laut-Hitam-Rusia-di-Krimea-diserang-Ukraina.jpg)