Kamis, 9 April 2026

Internasional

Taliban Telah Janjikan Amnesti, Warga Tetap Ingin Pergi dari Afghanistan

Penguasa defacto Taliban telah menjanjikan amnesti kepada semua orang yang tetap tinggal di Afghanistan.

Editor: M Nur Pakar
AFP/WAKIL KOHSAR
Warga Afghanistan berkumpul di pinggir jalan dekat bandara militer di Kabul, Afghanistan, Jumat (20/8/2021) untuk melarikan diri ke luar negeri. 

SERAMBINEWS.COM, KABUL - Penguasa defacto Taliban telah menjanjikan amnesti kepada semua orang yang tetap tinggal di Afghanistan.

Tetapi, banyak dari mereka yang putus asa tetap ingin keluar dari negaranya.

Seperti aktivis masyarakat sipil atau mereka yang telah bekerja untuk tentara Barat.

Termasuk, wanita yang takut kehilangan hak-hak yang diperoleh dengan susah payah.

Dilansir AP, Senin (30/8/2021), mereka tidak mempercayai janji Taliban.

Selain itu, kelompok bersenjata lainnya menimbulkan ancaman yang semakin besar.

Pekan lalu, serangan bom bunuh diri ISIS menewaskan lebih dari 180 orang di luar bandara Kabul.

Baca juga: Gadis Afghanistan Melompat-lompat di Landasan Bandara Belgia Viral

Proses evakuasi yang dipimpin AS telah dirusak oleh salah perhitungan dan kekacauan, dan itu meluas ke pangkalan al-Udeid di Qatar.

Hanggar di al-Udeid begitu penuh sesak.

Sehingga Amerika Serikat menghentikan penerbangan dari Kabul selama beberapa jam selama puncak upaya evakuasi pada 20 Agustus.

Negara-negara terdekat, seperti Bahrain dan Uni Emirat Arab, menerima beberapa ribu pengungsi untuk mengurangi tekanan pada pangkalan Amerika.

Di al-Udeid, keluarga Afghanistan yang dievakuasi oleh AS menunggu berjam-jam di hanggar yang berventilasi buruk.

Bahkan, udara lembab di tengah gurun dengan pendinginan yang tidak memadai.

Sebuah video yang diposting oleh The Washington Post menunjukkan ratusan pengungsi di satu hanggar dengan hanya satu toilet dan orang-orang tidur di tanah.

Baca juga: Taliban Mulai Tebar Ancaman ke Wanita Afghanistan

Qatar membangun rumah sakit darurat, tempat penampungan tambahan, dan kamar mandi portabel untuk membantu menutup celah.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved