Berita Lhokseumawe
Ini Penjelasan Unimal Soal Aksi Demo Mahasiswa di Kampus Bukit Indah
“Kalau level 4 salah satu indikatornya tidak boleh ada pengumpulan massa, makanya pos penyekatan-penyekatan. Nah ini mungkin mahasiswa kurang pahami
Penulis: Jafaruddin | Editor: Nurul Hayati
“Kalau level 4 salah satu indikatornya tidak boleh ada pengumpulan massa, makanya pos penyekatan-penyekatan. Nah ini mungkin mahasiswa kurang pahami (sehingga) berdemo,” ujar Kemal Fasya.
Laporan Jafaruddin I Lhokseumawe
SERAMBINEWS.COM,LHOKSEUMAWE – Kepala UPT Kehumasan dan Hubungan Eksternal Universitas Malikussaleh (Unimal) Kemal Fasya, memberikan tanggapan terkait aksi mahasiswa yang berdemo di Kampus Bukit Indah Kecamatan Muara Satu Lhokseumawe, Senin (30/8/2021).
Mahasiswa memprotes surat edaran Rektor Unimal yang sebelumnya menyatakan belajar luring (luar jaringan) atau tatap muka.
Sehingga mahasiswa luar daerah Aceh sudah mempersiapkan dirinya dan sebagian sudah berada di Lhokseumawe.
Namun, dua hari lalu, surat edaran Rektor Unimal menyebutkan belajar secara daring, sehingga mahasiswa mengaku bingung dengan informasi tersebut.
“Memang sudah dipersiapkan awal semester ini kita belajar luring dan ada SK-nya, begitu juga dengan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru juga ada SK-nya,” ujar Teuku Kemal Fasya.
Namun, kemudian Lhokseumawe status pandeminya menjadi zona merah, karena level dinaikan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) ke-4.
Baca juga: Mahasiswa Unimal Demo di Kampus Bukit Indah Hingga Datangi Ruang Rapat Rektor, Ini Persoalannya
“Kalau level 4 salah satu indikatornya tidak boleh ada pengumpulan massa, makanya pos penyekatan-penyekatan. Nah ini mungkin mahasiswa kurang pahami (sehingga) berdemo,” ujar Kemal Fasya.
Tapi kalau level PPKM diturunkan, pasti akan dikembalikan proses perkuliahan secara luring.
“Kalau situasi seperti ini (mempertahankan belajar luring) rektor bisa diperiksa, karena ada pengumpulan massa,” katanya.
Kemudian kalau pengumpulan massa ini menambah kasus Covid-19, tentu ini akan lebih parah lagi.
“Rektor tidak di Lhokseumawe, karena lagi persiapan telekonferensi langsung dengan Panglima TNI, yang dipersiapkan Pangdam IM, jadi h
Baca juga: Dana CSR Ditiadakan, Warga Demo dan Blokir Jalan Masuk PT Perta Arun Gas di Lhokseumawe
arus ke Banda Aceh,” ujar Kepala UPT Kehumasan.
Rektor harus mempresentasikan gagasannya di depan Panglima TNI, terkait dengan potensial Aceh.
Selain itu, juga tentang Unimal dan beberapa hal lainnya.
“Jadi bukan tidak mau hadir, tapi tidak sedang di tempat,” ujar Kemal Fasya.
Kemal juga menyarankan kepada mahasiswa tidak berdemo, karena berisiko dan jika ingin menyampaikan pendapatnya silahkan mengajukan melalui tertulis.(*)
Baca juga: BREAKING NEWS - Demo Mahasiswa ke DPRA Dibubarkan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/mahasiswa-unimal-berdemo-di-kampus-bukit-indah-kecamatan-muara-satu-lhokseumawe.jpg)