Senin, 27 April 2026

Internasional

Israel Catat Kenaikan Kasus Baru Virus Corona Varian Delta, Hampir 11.000 Orang

Israel pada Selasa (31/8/2021) mencatat kasus harian virus Corona sangat tinggi, hampir 11.000 infeksi baru.

Editor: M Nur Pakar
AFP
Petugas memberi suntikan vaksin Covid-19 ke seorang pria Yahudi di Jerusalem. 

SERAMBINEWS.COM, JERUSALEM - Israel pada Selasa (31/8/2021) mencatat kasus harian virus Corona sangat tinggi, hampir 11.000 infeksi baru.

Hal itu terjadi di tengah lonjakan yang disebabkan oleh virus Corona Delta yang sangat menular saat sekolah bersiap dibuka kembali.

Dilansir AFP, kasus tertinggi sebelumnya terjadi pada 18 Januari 2021, dengan 10.118 kasus.

Terlepas dari 10.947 kasus yang dikonfirmasi pada Selasa (31/8/2021) Israel terus maju dengan rencana.

Membuka kembali sepenuhnya sistem sekolahnya pada Rabu (1/9/2021), untuk mencoba meningkatkan tingkat vaksinasi.

Perdana Menteri Naftali Bennett, seorang kritikus siklus penguncian yang diterapkan oleh pendahulunya Benjamin Netanyahu, menyatakan lonjakan dapat dikendalikan.

Baca juga: Israel Izinkan Barang Masuk Jalur Gaza dan Pengusaha Palestina ke Israel

Dia menjelaskan pencegahan dapat dilakkukan melalui inokulasi dan tindakan perlindungan seperti masker.

Pemerintahnya telah mendorong semua penduduk berusia 12 tahun ke atas untuk mendapatkan suntikan vaksin PfizerBioNTech yang ketiga.

Sekitar 60 persen dari 9,3 juta penduduk Israel telah menerima dua suntikan vaksin, termasuk 80 persen orang dewasa.

Israel pada Desember menjadi salah satu negara pertama yang meluncurkan kampanye vaksinasi nasional.

Dimana, mampu menurunkan infeksi harian dan memungkinkan pencabutan hampir semua pembatasan pandemi pada Juni 2021.

Baca juga: Israel Protes Vatikan, Minta Klarifikasi Paus Fransiskus

Beberapa tindakan telah diterapkan kembali.

Termasuk pemakaian masker di dalam ruangan.

Pembatasan pertemuan dan bukti vaksinasi masuk ke fasilitas tertentu.

Bennett mengatakan peluncuran program suntikan booster telah menunjukkan hasil, dengan turunnya rawat inap.(*)

Baca juga: Polisi Israel Tertembak di Kepala Meninggal Dunia, Seusai Dirawat Intensif di Rumah Sakit

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved