Kamis, 23 April 2026

Gubernur Nova Ikut Launching MCP dan Rakorwasdanas, KPK Sebut MCP untuk Berantas Korupsi di Daerah

Launching MCP yang digelar secara virtual, Selasa, 31 Agustus 2021 ini, sebagai bentuk sinergi penguatan tata kelola Pemerintah Daerah.

Penulis: Fikar W Eda | Editor: Mursal Ismail
For Serambinews.com
Gubernur Aceh, Nova Iriansyah saat mengikuti Launching Sinergitas pengelolaan bersama monitoring centre for prevention (MCP) serta Rapat Koordinasi Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Secara Nasional (Rakorwasdanas) Tahun 2021 di kantor BPPA, Selasa, 31 Agustus 2021 

“Ini saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang sangat tinggi kepada Bapak Ketua KPK dengan adanya inisiatif MCP ini, karena mengedepankan pencegahan dan kami kira pencegahan itu jauh lebih baik daripada pengobatan,” ujar Mendagri

Sementara itu Ketua KPK Firli Bahuri menyampaikan bahwa MCP merupakan salah satu instrumen memberantas korupsi di daerah.

Dengan dilaunchingnya MCP merupakan momen melepaskan bangsa dari praktik korupsi.

"KPK diberi mandat memberantas korupsi dengan segala cara.

Yang telah dilakukan adalah pencegahan, koordinasi, melakukan monitoring penyelenggaraan pemerintahan, serta supervisi pelaksanaan pemberantasan korupsi oleh Polri dan Kejaksaan," ujar Firli.

Menurut Firli, Launching MCP ini adalah salah satu cara memberantas korupsi dengan cara pencegahan. Ada 7 cabang dan 30 jenis korupsi.

 "5 fokus utama KPK dalam memberantas korupsi adalah tata niaga bisnis, pelayanan publik, pengelolaan SDA, birokrasi, praktik politik dan kehidupan politik," pungkasnya. (*)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved