Breaking News:

Internasional

Jaksa Iran Periksa Enam Penjaga Penjara Evin, Kasus Bocornya Video Pemukulan Tahanan

Jaksa Iran membuka kasus pidana terhadap enam penjaga penjara Evin yang terkenal kejam di negara itu. Pengadilan melaporkan rekaman yang menunjukkan

Editor: M Nur Pakar
AP/Justice Ali
Seorang penjaga memukul seorang tahanan di dalam penjara Evin, Iran. 

SERAMBINEWS.COM, TEHERAN - Jaksa Iran membuka kasus pidana terhadap enam penjaga penjara Evin yang terkenal kejam di negara itu.

Pengadilan melaporkan rekaman yang menunjukkan pelecehan yang meluas terhadap tahanan di fasilitas itu bocor minggu lalu.

Investigasi tiga hari pengadilan terhadap penganiayaan dan kondisi suram di Penjara Evin Teheran telah membuat beberapa” penjaga penjara ditahan.

Juru bicara pengadilan Zabihollah Khodaeian mengatakan juga memanggil dua penjaga dan menghukum yang lain, seperti dilansir ArabNews, Rabu (1/9/2021).

Dia tidak merinci hukuman atau mengidentifikasi para tersangka.

Baca juga: Iran dan Suriah Bersumpah Melawan Sanksi Amerika Serikat

Pengungkapan itu muncul beberapa hari setelah The Associated Press (AP) menerbitkan bagian dari video dan laporan tentang pelecehan di penjara Teheran utara.

Telah lama dikenal karena menahan tahanan politik dan yang memiliki hubungan dengan Barat.

Sebuah akun online, yang konon oleh kelompok peretas yang menggambarkan dirinya sendiri, membagikan rekaman insiden tersebut.

Serta bagian dari video pengawasan lainnya yang disita.

“Adegan-adegan yang ditampilkan dalam film-film yang diterbitkan bertentangan dengan hukum dan tidak dapat dibenarkan dalam keadaan apa pun,” kata Khodaeian.

Baca juga: Israel Kembali Tuduh Iran, Serang Drone ke Kapal Tanker Pengusaha Yahudi

Dia mencatat klip yang bocor telah dipilih dan diedit dari adegan yang berbeda selama bertahun-tahun.

Dalam salah satu bagian dari rekaman, seorang pria menghancurkan cermin kamar mandi untuk mencoba memotong lengannya.

Tahanan, bahkan penjaga saling memukul dalam adegan yang ditangkap oleh kamera pengintai.
Narapidana tidur di kamar dengan tempat tidur susun yang ditumpuk tiga tingkat ke dinding.

Membungkus diri mereka dengan selimut agar tetap hangat.

Sejak dibangun pada tahun 1971, penjara tersebut telah mengalami serangkaian pelanggaran yang berlanjut ke Republik Islam Iran.(*)

Baca juga: Penjara Evin, Iran Dapat Serangan Siber, Adegan Mengerikan Terbongkar

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved