Breaking News:

Mantan Pemain Persiraja Sakum Nugroho Meninggal, Sang Bintang yang Mewakafkan Diri untuk Umat

Nama besarnya di blantika sepak bola nasional dia lepas demi mengabdi kepada masyarakat secara total.

Penulis: Rahmad Wiguna | Editor: Imran Thayib
Foto Kiriman Raju Medan
Tim PSMS Medan saat bermain di final perserikatan tahun 1985. Sakum Nugroho (almarhum). 

Julius merupakan salah satu sosok yang mengenal dekat Sakum karena dulu sama-sama mengantarkan PSMS juara Perserikatan tahun 1983 dan 1985.

Kemudian, Sakum juga andil merebut medali emas untuk tim Sumut pada PON 1985.

Dan secara khusus dia pernah menanyakan alasan almarhum melakoni aktivitas itu.

"Pernah saya tanya, dia bilang ingin lebih mendekatkan diri kepada Tuhan. ini cara dia meningkatkan amal," tutup Julius.

Agen sepakbola papan atas Indonesia, Edisyah Putra kepada Serambi, Sabtu (4/9/2021), mengungkapkan, kalau sosok Sakum Nugroho dikenal sangat santun.

Edisyah menceritakan, suatu hari dirinya pernah bertemu dengan Sakum Nugroho.

“Saya pernah tanya, Sakum kenapa memutuskan untuk meninggalkan sepakbola. Ternyata, saat itu, Sakum menjawab kalau dirinya mencari ridha Allah SWT dengan menjadi penggali kubur,” kenang pria asal Kota Langsa itu.

Seorang fans PSMS, Raju mengungkapkan, Sakum Nugroho merupakan pensiunan dari karyawan bank di Kota Lhokseumawe, dan pernah bertugas di Banda Aceh.

“Meski memiliki kemampuan mapan, Bang Sakum lebih memilih kehidupan untuk mewakafkan dirinya untuk kepentingan warga. Ya, dia menggali kuburan di lingkungan tempat tinggal,” kata Raju.

Sebagaimana diketahui, Sakum Nugroho ditarik oleh Persiraja Banda Aceh selepas meninggalkan PSMS Medan.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved