Ribuan Siswa Mulai Divaksin
Sejak ditetapkan sebagai zona merah berstatus Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4, ribuan siswa SMA
LHOKSEUMAWE - Sejak ditetapkan sebagai zona merah berstatus Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4, ribuan siswa SMA sederajat di Kota Lhokseumawe mulai menerima vaksinasi Covid-19.
Kepala Cabang Dinas Pendidikan Kota Lhokseumawe, Anwar Jalil kepada Serambi, Jumat (3/9/2021), membenarkan kalau vaksinasi akan menyasar 8.000 siswa. Hingga kemarin, sudah ada ribuan siswa yang menjalani suntik vaksin di sejumlah sekolah.
Khusus untuk vaksinasi siswa, tegas Anwar, pihaknya mempersilahkan adanya kegiatan vaksinasi di sekolah. Hanya saja, prosesnya tidak diwajibkan dan tidak boleh ada pemaksaan bagi anak didik.
"Bagi siswa yang ingin disuntik vaksinasi, bisa langsung mendaftarkan kepada petugas medis di sekekolah. Bagi merasakan ada penyakit yang menyebatkan vaksinasi ditunda, maka akan diberikan surat keterangan. Namun, bagi siswa ada yang tidak divaksin karena takut atau hal lainnya, ini harus disosialisasikan kembali oleh guru," katanya usai memantau langsung vaksinasi di SMKN 2 Lhokseumawe, Jumat (3/9/2021).
Anwar mengaku, kegiatan vaksinasi di sekolah yang ada di Lhokseumawe sudah dimulai. Pun begitu, semua pelaksanaannya langsung dipantau dari dekat. Bahkan, Kapolres Lhokseumawe, AKBP Eko Hartanto dan Dandim 0103 Aceh Utara, Letkol Arm Oke Kistiyanto turut serta mengunjungi untuk memantau pelaksanaan vaksinasi untuk siswa.
Disebutkkan Anwar, pihaknya menargetkan sebanyak 75 persen siswa ikut divaksin sebagai langkah pemutusan penyebaran Covid-19 di tengah dunia pendidikan. Sementara untuk jumlah total seluruh pelajar SMA sederajat di Kota Lhokseumawe sebanyak 8000 lebih siswa.
Sedangkan saat ini, kegiatan vaksinasi baru berlangsung di empat sekolah yakni SMKN 1, SMKN 2, SMKN 3 dan SMAN 1. Boleh jadi, ke depan, sebut Anwar, seluruh sekolah di Lhokseumawe juga akan mengadakan vaksinasi Covid-19.
"Untuk kemarin, yang sudah divaksin hampir mencapai seribuan siswa. Untuk hari ini masih berlangsung. Kita juga berharap kepada wali murid ikut mendorong anak-anaknya untuk ikut divaksin di setiap sekolah, karena ini sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19," pungkasnya.
Usai pelaksanaan vaksinasi di sekolah, Dinas Pendidikan Kota Lhokseumawe merencanakan mulai Senin (6/9/2021) ini akan kembali menerapkan sistem belajar secara tatap muka. Hal itu sesuai yang disepakati bersama setelah dilakukan rapat bersama Forkopimda terkait masa PPKM Level 4 akan berakhir pada Sabtu (4/9/2021).
Hal itu diungkapkan Kadis Pendidikan Kota Lhokseumawe, Ibrahim di sela kegiatan bersama rombongan Kepala Cabang Dinas Pendidikan Kota Lhokseumawe, Anwar Jalil, Kapolres AKBP Eko Hartanto, dan Dandim 0103/Aceh Utara, Letkol Arm Oke Kristiyanto memantau kegiatan vaksinasi di SMKN 2 di Kecamatan Banda Sakti, Jumat (3/9/2021).
Dikatakannya, bila tidak ada kendala pada Senin mendatang akan kembali belajar secara tatap muka. Akan tetapi, pelaksanaannya tentu tidak normal atau ada perbedaan dengan cara mematuhi protokol kesehatan. Sehingga, waktu sekolah akan dibagi dengan jumlah terbatas secara bergantian.
“Insya Allah, Senin depan kita akan menerapkan sistem belajar secara tatap muka untuk pelajar SD dan SMP dengan membagi waktu dengan jumlah pelajar dibatasi secara bergantian. Mudah-mudahan tidak ada kendala apapun," kata Ibrahim.
Ibrahim menuturkan, dalam waktu dekat ini pihaknya akan segar melakukan vaksinasi bagi pelajar SMP. Pihakya juga sudah menyurati seluruh wali murid, khususnya bagi pelajar berumur di atas 12 tahun, agar dapat memberi ijin dan mendorong anaknya ikut disuntik vaksin tanpa pemaksaan.(zak)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/siswa-smkn-2-kota-lhokseumawe-menjalani-vaksina.jpg)