Selasa, 12 Mei 2026

Saling Klaim Wilayah, Taliban dan Kelompok Oposisi Terlibat Pertempuran di Lembah Panjshir

Panjshir merupakan wilayah terakhir yang bertahan melawan kelompok Islam tersebut.

Tayang:
Editor: Amirullah
AFP/AHMAD SAHEL ARMAN
Kelompok perlawanan Afghanistan dan pasukan pemberontakan anti-Taliban ambil bagian dalam pelatihan militer di provinsi Panjshir, Kamis (2/9/2021) 

SERAMBINEWS.COM, KABUL - Taliban dan kelompok oposisi terlibat pertempuran di Lembah Panjshir wilayah bagian utara Kabul, Afganistan, Sabtu (4/9/2021)/

Petempuran tersebuta terjadi karena kedua kelmpok tersebut saling klaim

Panjshir merupakan wilayah terakhir yang bertahan melawan kelompok Islam tersebut.

Kedua belah pihak mengklaim berada di atas angin tanpa memberikan bukti yang meyakinkan.

Taliban, yang baru saja mengambil alih kekuasaan di seluruh Afghanistan tiga pekan lalu tidak pernah mampu mengendalikan lembah tersebut ketika mereka memerintah Afghanistan pada 1996 hingga 2001.

Juru Bicara Taliban mengatakan, distrik Khinj dan Unabah telah direbut dan mereka telah mengendalikan empat dari tujuh distrik di Provinsi Panjshir.

"Para Mujahidin (pejuang Taliban) maju menuju pusat (provinsi)," ujarnya di Twitter.

Baca juga: PBB Ingatkan Pemanasan Global Tingkatkan Jumlah Bencana Alam hingga Lima Kali Lipat

Namun Front Perlawanan Nasional Afganistan, kelompok pasukan yang setia kepada pemimpin lokal Ahmad Massoud, mengatakan, mereka mengepung ribuan teroris di celah Khawak dan Taliban telah meninggalkan kendaraan dan peralatan di daerah Dashte Rewak.

Juru Bicara Front tersebut, Fahim Dashti mengatakan bentrokan hebat sedang terjadi.

Dalam sebuah posting di Facebook, Massoud bersikeras bahwa Panjshir terus berdiri teguh.

Ia mengatakan mereka memuji saudara perempuan mereka yang terhormat.

"Demonstrasi wanita di kota barat Herat yang menyerukan hak-hak mereka menunjukkan bahwa warga Afganistan tidak menyerah untuk menuntut keadilan dan mereka tidak takut akan ancaman," tambahnya.

Sumber Taliban mengatakan, kemajuan kelompok itu diperlambat oleh ranjau darat yang ditempatkan di jalan menuju ibu kota provinsi, Bazarak.

Baca juga: Begini Kata Pakar Hukum Terkait Sambutan Meriah Saipul Usai Bebas dari Penjara

Namun, Darurat, sebuah organisasi bantuan medis Italia mengatakan bahwa pada Jumat malam, pasukan Taliban telah masuk lebih jauh ke Lembah Panjshir.

Mereka telah mencapai desa Anabah di mana kelompok itu memiliki pusat bedah dan pusat bersalin.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved