Selasa, 5 Mei 2026

Luar Negeri

Detik-detik Kematian Mutassim Putra Muammar Qaddafi, Hanya Ditemani Sebotol Air dan Sebatang Rokok

Mutassim menggelontorkan uang untuk membayar penyanyi seperti Beyoncé dan Mariah Carey agar mereka bernyanyi di pestanya.

Tayang:
Editor: Faisal Zamzami
Istimewa via Intisari
Mutassim Qaddafi di detik-detik terakhir hidupnya. 

SERAMBINEWS.COM- Mutassim Gaddafi, putra diktator Libya (1969-2011) Muammar Qaddafi, terkenal dengan gaya hidupnya yang mewah.

Melansir Daily Mail, Mutassim yang kala hidup merupakan penasihat keamanan nasional ayahnya, pernah mengatakan kepada pacarnya, Talitha van Zon, bahwa dia menghabiskan £1,3 juta sebulan untuk kesenangan hedonistiknya.

Dia terbang ke pulau Karibia St Barts setiap Natal menggunakan jet pribadinya membawa rombongan teman dan mengundang para bintang tamu top.

Mutassim menggelontorkan uang untuk membayar penyanyi seperti Beyoncé dan Mariah Carey agar mereka bernyanyi di pestanya.

Sementara para tamunya termasuk Jon Bon Jovi, Lindsay Lohan, hingga rapper Jay-Z.

Namun, meski menjalani kemewahan hidup seperti itu, menjelang kematiannya ia hanya ditemani sebotol air dan sebatang rokok.

Gadis yang disebut-sebut kekasihnya, melarikan diri dari Libya dengan kapal kemanusiaan ke Malta, setelah dia mengklaim tentara pemberontak mengancam akan membakarnya hidup-hidup.

Model glamor Belanda, Talitha van Zon, pun mengatakan dia dan Mutassim tidak lagi menjalin hubungan.

Setelah penangkapannya, beredar foto Mutassim sedang meneguk air dan merokok. Ia duduk bersandar di dinding.

Dia ditangkap ketika Sirte jatuh pada 20 Oktober 2011.

Baca juga: Presiden Positif Covid-19, Sistem Kesehatan di Ambang Keruntuhan, Nasib Timor Leste di Ujung Tanduk

Baca juga: Taliban Bubarkan Demonstrasi dengan Kekerasan dan Tangkap Wartawan Peliput Demo

Komandan NTC di garis depan di Sirte dan pejabat di Tripoli mengklaim bahwa dia ditangkap ketika dia mencoba meninggalkan kota dengan mobil keluarga, dan dikirim ke Benghazi.

Putra kelima Gaddafi ini mengenakan pakaian bernoda darah tetapi tampaknya tidak terluka parah.

Tapi yang mengejutkan saat itu, gambar yang diambil beberapa menit kemudian menunjukkan dia justru tergeletak mati di atas tandu.

Mutassin tertembak di leher dan dada.

Serangkaian foto ponsel menimbulkan pertanyaan tentang kematian putra penguasa Libya yang digulingkan itu.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved