Berita Aceh Tamiang
Serunya Sekolah Inspirasi di Aceh Tamiang, Bermain Sembari Membentuk Karakter Siswa
“Ide dasarnya kita memang ingin membantu anak-anak mengembangkan karakter dan menumbukan rasa kepercayaan diri. Ini perlu untuk menghadapi masa depan,
Penulis: Rahmad Wiguna | Editor: Nurul Hayati
“Ide dasarnya kita memang ingin membantu anak-anak mengembangkan karakter dan menumbukan rasa kepercayaan diri. Ini perlu untuk menghadapi masa depan,” kata Rahmah, Selasa (7/9/2021).
Laporan Rahmad Wiguna | Aceh Tamiang
SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG – Sekelompok anak usia sekolah dasar terlihat sibuk membaca puisi, di lapangan tribun Kantor Bupati Aceh Tamiang.
Di sisi lainnya, kelompok anak usia yang sama disibukkan melantunkan pantun dengan penuh ekspresi.
Aktivitas ini merupakan bagian dari rutinitas anak-anak yang tergabung dalam Sekolah Inspirasi.
Sekolah yang dibina Yayasan Pendidikan Sekolah Inspirasi Bangsa (YPSIB) ini, merupakan kegiatan ekstrakulikuler yang bertujuan membagun karakter dan menumbuhkan kepercayaan diri pelajar.
Rahmah Nur Rizki, selaku founder yayasan ini mengklaim sekolah inspirasi ini merupakan yang pertama di Aceh Tamiang.
“Ide dasarnya kita memang ingin membantu anak-anak mengembangkan karakter dan menumbukan rasa kepercayaan diri. Ini perlu untuk menghadapi masa depan,” kata Rahmah, Selasa (7/9/2021).
Baca juga: Dinas Pendidikan Subulussalam Lahirkan Tiga Sekolah Baru dalam Setahun
Salah satu kelas unggulan yang telah dibentuk ialah AKSI atau Akademi Karakter Sekolah Inspirasi.
Melalui kelas ini anak-anak bisa menentukan minatnya, misalnya kelas memasak, kelas berani tampil, dan kelas menulis.
“Anak-anak akan dilatih untuk terbiasa memegang mik dan tampil di atas panggung, inilah salah satu kurikulum yang kami gunakan untu menumbukan rasa percaya diri anak-anak,” lanjut Rahmah didampingi Humas, Chandra.
Chandra menambahkan, meski ide pembentukan sekolah ini sudah direncanakan jauh sebelum masa pandemi Covid-19, namun dia menilai pola yang diadopsi secara otomatis membantu anak-anak menjalani pendidikan formal yang durasinya dibatasi 50 persen.
“Kami juga berusaha membantu untuk mengimbangi porsi belajar anak-anak yang telah terpangkas, akibat pengurangan durasi jam sekolah selama pandemi Covid-19,” sambungnya.
Chandra mengungkapkan, Sekolah Inspirasi ini terbuka untuk kelompok pelajar SD, SMP dan SMA. Kelompok belajar pertama dijadwalkan senin, Rabu, dan Jumat.
Sedangkan kelompok belajar kedua pada Jumat-Sabtu. (*)
Baca juga: Hari Ini, Siswa Sekolah di Lhokseumawe Kembali Belajar Secara Tatap Muka
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/kelompok-belajar-saat-beraktivitas-di-tribun-kantor-bupati-aceh-tamiang-akhir-pekan-lalu.jpg)