Berita Aceh Besar
Aceh Besar Kembali Masuk Zona Merah Covid-19
Kabupaten Aceh Besar, Rabu (8/9/2021) kembali berada pada zona merah Covid-19 dari sebelumnya yang berada pada zona oranye virus corona
Penulis: Asnawi Luwi | Editor: Muhammad Hadi
Laporan Asnawi Luwi |Aceh Besar
SERAMBINEWS.COM, KOTA JANTHO - Kabupaten Aceh Besar, Rabu (8/9/2021) kembali berada pada zona merah Covid-19 dari sebelumnya berstatus zona oranye virus corona.
Kabupaten Aceh Besar keluar dari zona oranye karena tingginya angka kematian pasien Positif Covid-19 dan terkonfirmasi Covid-19 terus bertambah dari hari ke hari.
Aceh Besar berada pada zona merah berdasarkan data Satgas Covid-19 Kabupaten Aceh Besar.
"Hari ini Aceh Besar kembali berada di posisi zona merah Covid-19 atau level 4," ujar Kepala Dinas Kesehatan Aceh Besar, Anita SKM MKes kepada Serambinews.com, Rabu (8/9/2021).
Baca juga: 14 Nakes RSU Cut Meutia Aceh Utara Masih Jalani Isolasi Mandiri
Dikatakan Anita, berdasarkan Instruksi Gubernur (Ingub) Aceh zona merah Covid-19 selain Kabupaten Aceh Besar, juga Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Tamiang.
Menurut Anita, semakin tinggi angka kematian pasien Positif Covid-19 dan terkonfirmasi Covid-19 menyebabkan Aceh Besar keluar dari zona oranye dan masuk ke zona merah kategori resiko tinggi.
Jadi, solusinya adanya harus lebih gencar dilakukan testing test swab antigen kepada masyarakat.
Selama ini, menurut Anita SKM MKes, persentase suntik vaksinasi bagi masyarakat masih rendah, sehingga Aceh tinggi angka kematian pasien Positif Covid-19.
Baca juga: Kasus Penculikan Siswi MIN 1 Takengon, Polisi Tetapkan Istri Pelaku Jadi Tersangka
Jadi, untuk menekan angka kasus pasien terkonfirmasi Positif Covid-19 di Aceh minimal 70 persen rakyat Aceh disuntik vaksin.
Namun, yang menjadi kendala dan rendahnya progres suntik vaksinasi ini, karena masyarakat masing percaya dengan hoax soal kandungan vaksin dosis I, dosis II tersebut.
"Gencarkan tes swab antigen selama sebulan di tengah masyarakat, Insya Allah mampu menekan angka kasus positif Covid-19, " ujar Kadinkes Aceh Besar, Anita SKM MKes. (*)
Baca juga: 7 Tahun Stroke, Kamariah Seorang Janda Butuh Bantuan, Anak Cuci Pakaian Tetangga Untuk Cari Nafkah
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/kadiskes-aceh-besar-anita.jpg)