Breaking News:

Konservasi Perairan

KuALA Galang Dana untuk Keluarga Pokmaswas yang Ditahan

Penggalangan donasi telah dimulai sejak tanggal 3 September dengan tagline "Bantu Nelayan Aceh Korban Kriminalisasi."

Penulis: Taufik Hidayat | Editor: Taufik Hidayat
Dok KuALA
Penggalangan donasi untuk membantu nelayan Aceh korban kriminalisasi. 

SERAMBINEWS.COM, SIMEULUE - Koaliasi Advokasi Laut Aceh (Jaringan KuALA) melakukan penggalangan dana untuk keluarga Pokmaswas KKP PiSiSi yang saat ini masih ditahan dan menunggu proses hukum di tingkat Banding.

Sekjen Jaringan KuALA Gemal Bakri menyampaikan, penggalangan dana adalah bentuk keperihatinan banyak pihak atas proses hukum yang dialami Pokmaswas serta dampak ikutan yang dialami keluarga selama proses hukum tersebut.

Penggalangan dana melalui rekening bersama di halaman kitabisa.com juga karena banyaknya saran dan masukan dari anggota jaringan dan masyarakat peduli lingkungan ditingkat lokal maupun nasional. Penggalangan donasi telah dimulai sejak tanggal 3 September dengan tagline Bantu Nelayan Aceh Korban Kriminalisasi.

Dipantau dari halaman kitabisa.com, dalam waktu lima hari donasi para dermawan yang telah terhimpun baru mencapai sekitar 4 juta-an.

“Harapan kami masih banyak para dermawan yang akan berdonasi hingga target 30 juta dalam waktu dua bulan kedepan bisa tercapai. Seluruh dana akan digunakan sepenuhnya untuk modal usaha lima keluarga anggota Pokmaswas. Usaha itu ada yang baru mereka jalankan, ada juga usaha yang sebelumnya sempat terhenti akibat proses hukum suami-suaminya. Usaha mereka seperti usaha kios kecil, dagangan mie dan pertanian” kata Gemal.

Walaupun proses hukum ini panjang dan rumit, sebagai warga negara yang baik tetap harus dijalani dan kita semua berharap para pejuang lingkungan ini akan mendapatkan keadilan di tingkat banding nanti.

Baca juga: Konflik Antarnelayan di Simeulue, Dipicu Soal Penggunaan Kompressor di Kawasan Konservasi Perairan

Baca juga: Ayahnya Ditahan Karena Kasus Konflik Antarnelayan, Bocah SD Ini Surati Hakim: “Ayahku Orang Baik”

Bagi KuALA dan kawan-kawan pejuang lingkungan di Aceh, kasus ini harus menjadi perhatian banyak pihak, terutama dampak terhadap anak dan istri.

Mereka adalah korban ketidakadilan, oleh karena itu KuALA mendorong agar perjuangan mereka harus dilanjutkan.

“Kita tidak bisa membiarkan mereka menghadapi kasus ini sendiri. Keluarga Pokmaswas ini harus terus didampingi agar mereka bisa melanjutkan kehidupannya walaupun tanpa kehadiran suaminya. Dapur harus tetap mengepul, anak-anak harus tetap sekolah. Namun, upaya ini tentunya membutuhkan dukungan dan empati dari banyak pihak terutama para darmawan dengan melakukan aksi donasi seikhlasnya kepada keluarga Pokmaswas,” ujarnya.

Bagi para dermawan yang ingin berdonasi bisa dilakukan dengan secara online dengan mengunjungi tautan www.kitabisa.com/campaign/jaringankuala atau melakukan penelusuran di internet dengan kata kunci  “Bantu Nelayan Aceh Korban Ketidakadilan”.

Setelah menemukan halaman donasi yang dimaksud, selanjutnya klik “Donasi sekarang!”. Kita bisa memilih nilai donasi yang tersedia atau mengisi nilai donasi secara manual. Selanjutnya kita akan dipandu dengan metode pembayaran instan, mobile banking atau transfer melalui bank/atm.

Setelah melalui tahapan tersebut langkah terakhir adalah melanjutkan donasi atau pembayaran dengan menggunakan perangkat handphone atau transfer langsung melalui bank dan atm terdekat.

Dukungan sekecil apapun akan sangat berarti untuk perjuangan Pokmaswas dan keluarganya saat ini. Aksi donasi dari kita diharapkan akan mengkatkan motivasi dan semangat perjuangan masyarakat untuk menjaga lingkungan di Pulau Simeulue, saat ini maupun dimasa mendatang.(*)

Baca juga: Ini Identitas Mayat & Kapal Misterius di Pulo Aceh, Ternyata Nelayan Asal Srilanka yang Disapu Badai

Baca juga: Polisi Ungkap Kasus Penculikan Siswi MIN 1 Takengon, Korban Selamat dan Pelaku Bonyok Diamuk Warga

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved