Breaking News:

Berita Banda Aceh

Menko Luhut: Presiden Perintahkan Saya untuk Tuntaskan Investasi UEA di Aceh

"Hubungan Aceh dengan UEA itu kita kawinkan, itu proyek sekitar 500 juta dolar yang sekrang ini mereka ingin investasi.

Penulis: Subur Dani | Editor: Nur Nihayati
For Serambinews.com
Gubernur Aceh, Nova Iriansyah bersama Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi RI, Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Sakti Wahyu Trenggono, dalam acara Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesi (Gernas BBI) di Anjong Mon Mata Meuligoe Gubernur Aceh, Rabu 8/9/2021. 

"Hubungan Aceh dengan UEA itu kita kawinkan, itu proyek sekitar 500 juta dolar yang sekrang ini mereka ingin investasi.

Laporan Subur Dani | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi RI, Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, Pemerintah Indonesia sangat serius dalam mendukung investasi Uni Emirate Arab (UEA) di Aceh.

Hal itu disampaikan oleh Menko Luhut dalam pembukaan acara Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) Ragam Aceh di Anjungan Mon Mata, Banda Aceh, Rabu (8/9/2021).

"Presiden memerintahkan saya, karena saya kebetulan penanggung jawab, itu harus dituntasakan dan kita ingin tuntaskan tentu dalam aturan main yang ada," kata Menko Luhut dalam sambutannya.

Menko Luhut menjelaskan, progres rencana investasi murban energy UEA di Aceh sudah banyak mencapai kesepakatan antara Pemerintah Indonesia dengan otoritas UEA sendiri. Luhut mengatakan, pihak UEA akan menggelontorkan sekitar 500 juta dolar.

"Hubungan Aceh dengan UEA itu kita kawinkan, itu proyek sekitar 500 juta dolar yang sekrang ini mereka ingin investasi.

Mereka sudah tinjau, tnggal 13, 14, 15 akan datang lagi ke Indonesia. Tapi anda jangan marah, dia membawa China pula kemari," kata Luhut.

"Jadi, dunia itu berputar begitu, jadi kita jangan terlalu marah-marah, ngapain China ke Indonesia. Jadi ini CEO Abu Dhabi itu dari China. Itulah sekaragg globalisasi. Ketahanan negara yang harus kita buat. Jangan membentengi diri kita tidak berhubungan dengan orang lain. Sekarang semakin global," tambah Luhut.

Luhut mengatakan, Pulau Banyak Aceh Singkil, lokasi yang destinasi UEA untuk investasi memiliki potensi yang luar biasa.

"Saya sudah ke Singkil, hampir 40 ribu hektare rawa di sana, menurut saya luar biasa indah. Itu mau dibuat resort, dia ingin direct filight dari Abu Dhabi langsung ke sana," katanya.

Luhut mengatakan, saat ini dirinya terus melakukan komunikasi dengan Menteri Menteri Energi dan Industri Uni Emirat Arab (UEA) Suhail Mohammed Al Mazrouei untuk rencana investasi besar tersebut. (*)

Baca juga: Hari Ini, Harga Emas di Lhokseumawe Kembali Turun, Berikut Rincian Harganya

Baca juga: Perekaman e-KTP di Disdukcapil Pidie belum Capai Target, Sekda Ultimatum Petugas

Baca juga: Sosok Indah Sari, Pedangdut Bergaya Sosialita Ngaku Pacar Saipul Jamil

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved