Selasa, 12 Mei 2026

Peserta CPNS Wajib Antigen, Saat Mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar

Sebanyak 1.800 dari 2.512 pelamar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2021 di Kota Lhokseumawe telah dinyatakan lolos seleksi administrasi

Tayang:
Editor: bakri
For Serambinews.com
Kabid Pengadaan dan Penilaian Kinerja ASN BKPSDM Lhokseumawe, Vera Nandalia SSTP MAP 

LHOKSEUMAWE -  Sebanyak 1.800 dari 2.512 pelamar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2021 di Kota Lhokseumawe telah dinyatakan lolos seleksi administrasi. Sehingga bagi 1.800 pendaftar tersebut berhak mengikuti tahapan seleksi lanjutan, yakni Seleksi Kompetensi Dasar (SKD).

SKD akan mulai berlangsung pada 14 September 2021 ini di Auditorium Politeknik Negeri Lhokseumawe. Para peserta CPNS ini diwajibkan membawa beberapa persyaratan saat mengikuti SKD nantinya. Karena masih dalam kondisi Covid-19, salah satu syarat yang wajib dibawa oleh para peserta CPNS adalah hasil tes swab antigen atau PCR.

"Ada persyaratan-persyaratan yang harus dipenuhi peserta saat datang ke lokasi SKD, di antaranya membawa KTP asli, nomor ujian, surat deklarasi sehat. Serta harus membawa hasil swab antigen atau PCR, sehubungan sekarang dalam kondisi pandemi Covid-19," ujar Vera Nandalia. Pakaian hitam-putih, rapi, dan sopan,” kata Kabid Pengadaan dan Penilaian Kinerja ASN  BKPSDM Lhokseumawe, Vera Nandalia SSTP MAP, Rabu (8/9/2021).

Vera Nandalia menjelaskan, untuk tes CPNS tahun ini, Kota Lhokseumawe memiliki kuota sebanyak 73 orang, yakni, 66 formasi PNS untuk berbagai tenaga teknis. Serta tujuh formasi PNS tenaga kesehatan, dengan rincian lima dokter umum, satu dokter gigi dan satu untuk sarjana Kesehatan Lingkungan atau D-IV Sanitasi.

Untuk masa pendaftaran penerimaan CPNS sudah berlangsung  30 Juni - 26 Juli 2021. Selama masa pendaftaran, lanjut Vera, ada 2.512 pendaftar. Seiring berlangsung masa pendaftaran, pihaknya juga melakukan verifikasi terhadap berkas pendaftar.

"Setelah kita lakukan verifikasi berkas, maka peserta yang lolos administrasi sebanyak 1.800 orang. Artinya, ada 712 pelamar yang gugur karena berkasnya tidak lengkap," katanya. Sedangkan bagi 1.800 pelamar yang lolos administrasi, berhak mengikuti tes SKD.

Tes SKD akan berlangsung pada 14 -18 September 2021. Lokasinya di Auditorium Politeknik Negeri Lhokseumawe. Menurut Vera, untuk SKD, satu hari akan berlangsung empat sesi. Satu sesi akan diikuti 100 peserta.

Ditambahkan, bagi peserta yang ingin mendapatkan informasi lebih jelas, bisa mengakses

www.lhokseumawekota.go.id atau instagram bkpsdm_lhokseumawe.

Sementara itu, tenaga kesehatan (nakes) RSU Cut Meutia Aceh Utara yang terpapar Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), hingga Rabu (8/9/2021) masih menjalani isolasi mandiri (isoman).

Jumlah nakes yang menjalani isolasi mandiri di rumahnya masing-masing untuk penyembuhan mencapai 14 orang.

Hingga kini, jumlah nakes di RSU Cut Meutia Aceh Utara yang sudah terpapar corona mencapai 106 orang. Jumlah tersebut terhitung sejak Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menetapkan wabah Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Indonesia sebagai Bencana Nasional, pada 14 Maret 2020.

Dari jumlah tersebut, nakes yang sudah sembuh dari Covid setelah menjalani isolasi mandiri dan mencapai 92 orang. Selama Agustus 2021 atau dalam sebulan terakhir ini nakes RSU Cut Meutia Aceh Utara terpapar Covid-19 mencapai 12 orang.

Mereka terpapar Covid-19, saat memberikan pelayanan kepada pasien berobat ke RS tersebut.

Namun, mereka tidak harus menjalani perawatan karena kondisinya masih baik.

“Dari 14 yang jalani isolasi mandiri, dua diantaranya adalah nakes yang terpapar pada akhir Agustus 2021,” ujar Humas RSU Cut Meutia Aceh Utara, Jalaluddin MKes, kepada Serambi.(bah/jaf)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved