Sabtu, 16 Mei 2026

Berita Aceh Barat

Syahbandar Beri Sinyal, Kerusakan Kapal Nelayan Korban Tabrakan Akan Diganti

Namun meski bantuan diberikan, tapi bukan berarti pihak perusahaan yang bersalah dalam tabrakan kapal tersebut.

Tayang:
Penulis: Sadul Bahri | Editor: Taufik Hidayat
Serambinews.com
Samsul Arif, Kepala Syahbandar Meulaboh 

Laporan Sa'dul Bahri | Aceh Barat

SERAMBINEWS.COM, MEULABOH – Pihak Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan Meulaboh, memberi sinyal terhadap penanganan kapal nelayan yang mengalami kerusakan berat akibat tabrakan di perairan Aceh Barat.

Disebutkan, pihak perusahaan PT Mifa Bersaudara akan memberikan bantuan untuk perbaikan kapal tersebut, namun bukan berarti pihak perusahaan terdakwa dalam kasus tabrakan kapal tersebut, karena sejauh ini belum ada bukti yang kuat terhadap insiden tersebut siapa pelakunya.

Kebijakan pihak perusahaan untuk membantu nelayan nantinya sebagai bentuk perhatian terhadap nelayan yang menjadi korban dalam peristiwa yang terjadi pada Senin (9/8/2021) lalu, 10 mil dari bibir pantai.

“Kami dari pihak Syahbandar sedang mencoba menginisiasi untuk membantu nelayan yang menjadi korban di perairan laut Aceh Barat, dan pihak perusahaan sudah menyahutinya, namun bantuan yang diberikan tersebut bukan berarti mereka yang bersalah dalam hal tersebut,” ungkap Kepala Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan Meulaboh, Syamsul Arif kepada Serambinews.com, Kamis (9/9/2021).

Ia menambahkan, bahwa yang terpenting nelayan bisa terbantu terlebih dahulu, karena nelayan tentu membutuhkan pekerjaan untuk menghidupi keluarganya.

Disebutkan, niat baik dari pihak perusahaan untuk membantu nelayan akan dilakukan kedepan, meski saat ini belum final.

Baca juga: Taliban Pukul dan Tahan Dua Wartawan Peliput Demontrasi Perempuan di Kabul

Baca juga: Rakyat Timor Leste Sulit Lupakan Invasi Militer Indonesia, Terkuak Tragisnya Keluarga Korban Perang

Baca juga: Begini Cara 6 Tahanan Asal Palestina Berhasil Kabur Dari Penjara Israel Paling Ketat di Dunia

Terkait dengan masalah tersebut pihaknya telah memanggil pihak perusahan dan pihak keagenan serta pihak terkait lainnya ke Kantor Syahbandar sudah dilakukan pada Rabu (8/9/2021) kemarin.

Dalam kesempatan tersebut pihaknya membahas bagaimana dapat memberikan kebijakan untuk membantu nelayan yang menjadi korban peristiwa tabrakan di laut, sehingga dalam pertemuan tersebut pihak perusahaan PT Mifa sudah ada niat baik untuk membantu nelayan yang menjadi korban tersebut guna memperbaiki kembali kapal yang sudah mengalami kerusakan berat tersebut.

Ia mengulang, bahwa bantuan jika diberikan itu bukan berarti pihak perusahaan yang menjadi pelaku tabrakan akan tetapi itu murni bantuan sebagai bentuk perhatian kepada pihak nelayan yang menjadi korban.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved