Breaking News:

Berita Banda Aceh

Empat Nelayan Aceh Dipulangkan, Gubernur Sampaikan Terima Kasih Kepada KRI Songkhla

"Secara khusus Gubernur Aceh sangat berterima kasih kepada KRI Songkhla, Kemenlu RI, Direktorat Perlindungan WNI dan BHI, serta semua pihak yang telah

Penulis: Subur Dani | Editor: Nurul Hayati
FOR SERAMBINEWS.COM
Jubir Pemerintah Aceh, Muhammad MTA menyatakan, Pemerintah Aceh tidak akan hadir dalam rapat paripurna Raqan Pilkada di Gedung DPRA, Senin (5/7/2021) besok. 

"Secara khusus Gubernur Aceh sangat berterima kasih kepada KRI Songkhla, Kemenlu RI, Direktorat Perlindungan WNI dan BHI, serta semua pihak yang telah membantu pemulangan ke-4 nelayan Aceh ini," kata Jubir Pemerintah Aceh, Muhammad MTA, Sabtu (11/9/2021).

Laporan Subur Dani  | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Gubernur Aceh, Nova Iriansyah menyampaikan terima kasih kepada KRI Songkhla, Kemenlu RI, Direktorat Perlindungan WNI, dan BHI serta semua pihak yang telah membantu pemulangan empat nelayan Aceh di bawah umur yang ditangkap di Thailand.

"Secara khusus Gubernur Aceh sangat berterima kasih kepada KRI Songkhla, Kemenlu RI, Direktorat Perlindungan WNI dan BHI, serta semua pihak yang telah membantu pemulangan ke-4 nelayan Aceh ini," kata Jubir Pemerintah Aceh, Muhammad MTA, Sabtu (11/9/2021).

Seperti diberitakan, sebanyak empat nelayan di bawah umur asal Aceh Timur yang selama ini ditahan di Thailand, dipulangkan Kamis (9/9/2021).

Mereka merupakan bagian dari 32 nelayan Aceh yang ditangkap aparat keamanan Thailand di perairan antara Pulau Yai dan Pulau Phuket, di lepas pantai Phang Ngah, pada tanggal 9 April 2021.

Keempat nelayan tersebut telah tiba di Jakarta dan saat ini sedang menjalani karantina di Wisma Atlit Pademangan, Jakarta.

Kemudian, setelah karantina akan diterbangkan ke Aceh.

Baca juga: 4 Nelayan Aceh Tiba di Jakarta, Dipulangkan dari Thailand Karena Masih di Bawah Umur

"Saat ini ke 4 nelayan tersebut sedang menjalani karantina di wisma Atlit Pademangan, Jakarta. Mereka menjalani protokol kesehatan Covid-19," kata Muhammad MTA.

MTA menjelaskan, sejak para nelayan berkasus di Thailand, atas arahan Gubernur, Pemerintah Aceh fokus melakukan advokasi dan langsung melakukan komunikasi dan koordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait.

"Dan gubernur telah memerintahkan Pak Almuniza Kepala Badan Perwakilan Pemerintah Aceh (BPPA) Jakarta untuk mendampingi ke 4 nelayan tersebut sejak menjalani karantina sampai pemulangan. BPPA saat ini terus melakukan pendampingan dan segala kebutuhan ke 4 nelayan tersebut dalam penanganan BPPA," katanya.

MTA menjelaskan, ke-4 nelayan itu dalam penangan Pemerintah Aceh. Selama di jakarta langsung dalam pendampingan BPPA sampai dipulangkan ke banda Aceh, dibantu dinas sosial, DKP Aceh dan panglima laot.

"Gubernur telah memerintahkan pejabat terkait agar dapat difasilitasi sampai di rumah, agar mereka dapat kembali berkumpul dengan keluarga," kata MTA.

Ditanya Serambi terkait 28 nelayan dewasa yang kini dinyatakan bersalah dan ditahan, Pemerintah Aceh akan berkonsultasi dengan kementerian terkait terlebih dahulu.

"Karena hal ini terkait hubungan antar negara, tentu Pemerintah Aceh tidak bisa melangkahi kewenangan tersebut, dan kami pastikan kita terus melakukan koordinasi penting dengan semua pihak terkait," pungkas MTA. (*)

Baca juga: VIDEO Diterbangkan dari Thailand, 4 Nelayan Aceh Tiba di Jakarta

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved