Breaking News:

Solidaritas Saudagar Aceh di Malaysia, Menata Kembali Kampung Acheh yang Porak Poranda

Para saudagar dan toke kedai runcit Aceh di Malaysia kembali menunjukkan rasa solidaritas dan kepedulian terhadap sesama

Editor: bakri
Foto Jafar Insya Reubee
Dari kiri, Presiden Permebam Datuk Mansyur Usman, tokoh muda Malaysia keturunan Acheh, Akhramsyah Muammar Ubaidah Sanusi Junid, Presiden Perintis Bersatu Malaysia, Datuk Wan Mohd Shahrir, dan Ketua SUBA, Bukhari Bin Ibrahim, Jumat (10/9/2021) melepas keberangkatan para relawan dan bantuan kemanusiaan untuk korban banjir di Yan Kedah, Malaysia. 

Para saudagar dan toke kedai runcit Aceh di Malaysia kembali menunjukkan rasa solidaritas dan kepedulian terhadap sesama. Kali ini, bersama-sama dengan relawan kemanusiaan, mereka bergerak ke Yan Kedah, membawa bantuan dan bergotong royong menata kembali Kampung Acheh yang porak poranda dihantam banjir bandang, pada pertengahan Agustus lalu.

KAWASAN Padang Perbandaran Ampang Jaya, Selangor, Malaysia, Jumat (10/9/2021) pagi kemarin, ramai dengan para saudagar dan toke kedai aceh.

Puluhan mobil double cabin bermuatan barang sembako, makanan ringan, dan barang sandang lainnya berjejer di pinggir jalan, menunggu aba-aba untuk berangkat.

Para saudagar, toke kedai runcit, dan pekerja kemanusiaan ini bersiap berangkat ke Yan, Kedah.

Orang-orang yang bernaung di bawah Persatuan Melayu Berketurunan Aceh (Permebam) dan Sosialisasi Ummah Bansigoem Aceh (SUBA) ini menjalankan misi kemanusian bersama-sama dengan Pertubuhan Pembangunan Komuniti Malaysia (Perintis).

Pemberangkatan bantuan untuk korban banjir dari para saudagar dan toke kedai aceh kali ini terlihat lebih kompak dan tertata rapi.

Rombongan yang dikoordinir bersama-sama oleh Perintis, Permebam, dan SUBA ini membawa sekitar 15 ton bantuan barang dan uang tunai untuk korban banjir bandang di Kampung Acheh di Yan.

Sebelum berangkat, rombongan mendapat pengarahan dari Timbalan Presiden Perintis Datuk Hazli Sazali, serta diiringi pembacaan doa oleh Tgk Khamarul Khaizaz bin Kassem dan Tgk Fathrurachman.

Setelah acara seremoni dan sidang media, rombongan dilepas bersama-sama oleh Presiden Perintis Datuk Wan Mohd Shahrir Wan Abdul Jalil, Presiden Permebam Datuk Mansyur Usman, tokoh muda Malaysia keturunan Acheh, Akhramsyah Muammar Ubaidah Sanusi Junid, serta Ketua SUBA Bukhari Bin Ibrahim.

Dihubungi Serambi tadi malam, Komunitas Aceh di Malaysia, Jafar Insya Reubee mengatakan, rombongan telah tiba dengan selamat di Yan.

Mereka disambut oleh tokoh masyarakat Kampung Acheh, seperti Cekgu Raman, Jasni Ghani, dan lain-lain.

Malam tadi mereka menginap di Kampung Acheh dan pagi ini bergotong royong membersihkan serta menata kembali kawasan Kampung Acheh Management Centre (KAMC) yang porak poranda dihantam banjir bandang pada, Rabu (18/8/2021) lalu.

“Alhamdulillah, kondisi Kampung Acheh sudah lebih baik daripada beberapa hari lalu. Besok kita akan membersihkan dan menata beberapa kawasan yang masih belum tertangani sepenuhnya,” kata Jafar Insya.

Sementara Presiden Permebam, Datuk Mansyur Usman mengatakan, misi yang melibatkan sebanyak 56 kendaraan dan sekitar seratusan relawan itu telah mendapatkan izin polisi.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved