Kamis, 9 April 2026

Napi Kabur

Bobol Tembok Pondasi, Tiga Napi Pencabulan Kabur dari Rutan Singkil

Mengetahui hal itu petugas Rutan Kelas IIB Singkil, melakukan penyisiran. Diketahui tembok sebelah kiri rutan sudah berlubang di bagian pondasi.

Penulis: Dede Rosadi | Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS.COM/FOR SERAMBINEWS.COM
Lubang di bawah pondasi tembok diduga jadi jalan pelarian tiga narapidana Rumah Tahanan Kelas IIB Singkil, Aceh Singkil, Sabtu (11/9/2021) sekira pukul 17.00 WIB. 

Laporan Dede Rosadi I Aceh Singkil

SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Sebanyak tiga narapidana (Napi) Rumah Tahanan Kelas IIB Singkil, Kabupaten Aceh Singkil kabur.

Diperkirakan para napi itu kabar, Sabtu (11/9/2021) sekitar pukul 17.00 WIB.

Tiga napi yang kabur Agus Januari Anto (33) warga Singkohor, Kecamatan Singkohor, Sukardi (50) penduduk Desa Tulaan, Kecamatan Gunung Meriah dan Ludin (37) warga Pandan Sari, Kecamatan Simpang Kanan.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, Minggu (12/9/2021) ketiganya diketahui hilang ketika petugas piket jaga yang hendak aplusan terlebih dahulu menghitung jumlah napi.

Saat dihitung diketahui jumlah napi dari 158 orang hanya ada 155. Tiga orang lagi ternyata tidak diketahui keberadaanya.

Mengetahui hal itu petugas Rutan Kelas IIB Singkil, melakukan penyisiran. Diketahui tembok sebelah kiri rutan sudah berlubang di bagian pondasi.

Baca juga: Penculik Murid MIN Agar Dihukum Berat,  Komisi I DPRA Sambangi Mapolres Aceh Tengah

Lubang berdiameter kira-kira 70 centi itulah yang diperkirakan jadi jalan pelarian napi.

Kepala Rumah Tahanan Kelas IIB Singkil, Azwir dikonfirmasi melalui WhatsApp belum menjawab.

Sementara itu informasi lain menyebutkan tiga napi terjerat kasus pencabulan terhadap anak di bawah umur itu menjalani hukuman bervariasi ada yang 12 tahun, 10 tahun dan delapan tahun.

Baca juga: Akhirnya Vicky Prasetyo Divonis 4 Bulan Penjara, Ini Tanggapan Mantan Istrinya, Angel Lelga

Selama menjalani hukuman ketiga napi pada siang hari mendapat pembinaan berkebun di areal Kompleks Rumah Tahanan. Sementara malam harinya kembali masuk ke sel.

Saat berkebun tersebut diduga tiga napi bermufakat membuat lubang untuk melarikan diri.

Foto-foto larinya tiga Napi beredar dalam grups WhatsApp warga Aceh Singkil.

Dalam pesan berantai itu warga diminta waspada dan mengunci pintu menghindari hal tak diinginkan.

Kepolisian dari Polres Aceh Singkil bersama petugas Rutan Kelas IIB Singkil, sedang melakukan pencarian.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved