Breaking News:

Internasional

Kelompok HAM Kecam Tindakan Polisi ke Tahanan Palestina

Komisi Hak Asasi Manusia Permanen Independen OKI (IPHRC), Minggu (12/9/2021) mengecam keras tindakan pembalasan Israel ke Palestina.

Editor: M Nur Pakar
AFP
Seorang petugas polisi menghalangi wartawan yang mencoba meliputi penyelidikan pelarian tahanan Palestina. 

SERAMBINEWS.COM, JEDDAH - Komisi Hak Asasi Manusia Permanen Independen OKI (IPHRC), Minggu (12/9/2021) mengecam keras tindakan pembalasan Israel ke Palestina.

Dalam sebuah pernyataan, IPHRC mengklaim petugas penjara Israel menjadikan tahanan Palestina sebagai pembalasan serangan roket.

Dilansir AFP, tahanan ditempatkan di ruang isolasi, pelecehan kolektif, kekerasan, dan penyiksaan di bawah kedok perbaikan keamanan.

“Juga, pasukan keamanan telah meluncurkan operasi pencarian dari pintu ke pintu yang menargetkan warga sipil Palestina yang tidak bersalah," kata kelompok itu.

Dikatakan, terutama anggota keluarga dekat para tahanan pada umumnya.

Disebutkan, tindakan pembalasan ini sangat tidak proporsional dan tidak memiliki dasar hukum.

Baca juga: Israel Izinkan Barang Masuk Jalur Gaza dan Pengusaha Palestina ke Israel

Karena melanggar hukum hak asasi manusia dan kemanusiaan internasional.

IPHRC mencatat insiden baru-baru ini kembali menyoroti isu pelanggaran HAM berat yang dilakukan oleh otoritas Israel terhadap tahanan Palestina.

“Israel telah memenjarakan ribuan warga Palestina yang tidak bersalah, termasuk wanita dan anak-anak," tambahnya.

Padahal, tuduhan hanya pelanggaran keamanan' ringan, tetapi dikenai penahanan administratif sewenang-wenang selama beberapa tahun tanpa jalan untuk keadilan.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved