Breaking News:

Video

VIDEO Makam Sultan Iskandar Muda, Raja Aceh pada Masa Puncak Kejayaan Kesultanan Aceh Darussalam

Berbicara tentang sejarah, Sultan Iskandar Muda merupakan Raja yang memimpin kerajaan kesultanan Aceh pada tahun 1607-1636.

Penulis: Syamsul Azman | Editor: Amirullah

SERAMBINEWS.COM - Berbicara tentang sejarah, Sultan Iskandar Muda merupakan Raja yang memimpin kerajaan kesultanan Aceh pada tahun 1607-1636, dan membawanya pada puncak kejayaan.

Sehingga makam ini dijadikan sebagai tempat wisata religi dan ditetapkan sebagai Cagar Budaya Nasional agar Mancanegara dan masyarakat Aceh tentunya dapat selalu mengenang dan mengigat sejarah di Aceh

Makam ini dulunya sempat dihilangkan jejaknya oleh pihak Belanda pada saat perang Aceh.

Namun kemudian baru ditemukan kembali pada 19 Desember 1952 berkat petunjuk yang diberikan oleh bekas permaisuri salah seorang Sultan Aceh yang bermana Pocut Meurah.

Baca juga: Viral Video Pencuri Diarak Warga di Bener Meriah, Tangan Diikat dan Badan Digantung Semprot Hama

Baca juga: Viral Video Pencuri Diarak Warga di Bener Meriah, Tangan Diikat dan Digantung Semprot Hama

Makam sultan Iskandar Muda ini sekarang dirawat dengan baik, Makam ini tampak agung, berbentuk persegi panjang dan bertingkat, yang diapit oleh dua meriam disisi kiri dan kanan, di makam itu juga dihiasi dengan lafaz Tauhid berwarna emas yang diukir di setiap sudut makam

Di Komplek Makam Sultan Iskandar Muda ini juga terdapat Komplek Makam Kandang Meuh yang merupakan makam kuno bagi para raja yang pernah memerintah di Kesultanan Aceh Darussalam beserta kerabat kerjaaan Aceh.

Komplek makam ini terdapat di dua wilayah satu disisi disebelah kiri gedung juang dekat dengan makam Sultan Iskandar Muda dan lokasi kedua berada di sebelah kanan gedung juang dekat dengan Museum Aceh.

Baca juga: VIDEO Ketua KIP Abdya dan Guru Main Judi Poker di Kebun Sawit, Lari Saat Digerebek

Di kompleks Makam Kandang meuh ini terdapat beberapa makam yang cukup terkenal pada masanya yaitu Sultan Alauddin Mahmudsyah dan Tuanku Pangeran Husein serta beberapa tokoh ratu dan putri Sultan Aceh, seperti Sultan Alaiddin Ibrahim Mansur Syah, Pocut Meurah lipah atau Pocut Lam seupeung, permaisuri Sultan Alaiddin Ibrahim Mansur Syah.

Pocut Sri Banun putri Sultan Alaiddin Ibrahim Mansur Syah, Sultan Alaiddin Jauhar Syah Alias Sultan Husein, Putro Bineu alias Pocut Meurah di Awan ibunda Sultan Alaiddin Jauhar Syah, Tuanku Zainal Abidin, Teuku chik Kakak perempuan Sultan Alaiddin Ibrahim Mansur Syah, Putri Raja anak Raja Bangka Hulu, Raja perempuan Darussalam, Tuanku zainal Abidin dan keluarga Sultan yang lain.

Hal ini dibuktikan dengan tulisan yang ada di batu pipih yang berada dekat dengan Makam.

Host : Arul Ilhafi (M)
Kameramen : Sahlul Mirza (M)
Editor : Muhammad Rayyan (M)

Baca juga: VIDEO POPULER Ibu Muda Aceh Utara di Medan, Bawa Obor Keliling Desa sampai Macet PPKM di Lhokseumawe

Baca juga: BERITA POPULER - Ekonomi Timor Leste Terpuruk, Nekat Nikahi Ayah Kandung hingga Pemuda Gauli IRT

Baca juga: BERITA POPULER - Adik Hamili Kakak Kandung, Suami di Kamar Mandi hingga Sosok AKBP Padli

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved