Aparat Diminta Fokus Jelang PON Papua
Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam), Mahfud MD, mengatakan
* Persiapan Sudah 95 Persen
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam), Mahfud MD, mengatakan, persiapan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX dan Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) XVI di Papua sudah mencapai 95%. Mahfud mengimbau aparat keamanan untuk terus mematangkan rencana pengamanan.
Hal tersebut disampaikan Mahfud saat meninjau kesiapan pengamanan dan penerapan protokol kesehatan di beberapa venue di komplek olahraga Doyo Baru Distrik Waibu Kabupaten Jayapura. Didampingi Menteri Dalam Negeri, Menteri PUPR, Menpora, PB PON, KONI Pusat dan beberapa pihak terkait, Menkonpulhukam juga mengunjungi asrama atlet di Rindam XVII Cendrawasih.
Mahfud mengatakan berdasarkan dua hari kunjungannya di Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura, kesimpulan secara umum bahwa PON XX dan Peparnas XVI ini akan bisa terlaksana dengan baik sesuai jadwal yang ditentukan.
"Semua persiapan baik fisik maupun apapun yang terkait dengan ini dapat dikatakan 95 persen sudah selesai, hal-hal yang masih kurang yang sifatnya teknis akan diselesaikan dalam waktu yang tersisa," kata Mahfud dalam keterangan resmi Tim Humas Kemenko Polhukam RI pada Minggu (12/9/2021).
Mahfud juga menekankan bahwa kerja sama masyarakat Papua menjadi salah satu kunci kesuksesan dua gelaran nasional yang akan dibuka oleh Presiden Jokowi pada 2 Oktober mendatang. Ia berharap masyarakat juga ikut bergembira dan membantu aparat TNI, Polri, BIN, Pemda, yang saat ini sedang menggencarkan vaksin.
"Pemerintah punya target vaksin sampai dengan 70 persen, sehingga PON ini juga berjalan aman, nyaman bagi yang nanti akan ikut menonton dengan syarat tertentu," katanya.
Atas kerja sama semua pihak, Mahfud mengucapkan terima kasih dan meminta semua yang terlibat giat mempersilakan PON dan Papernas dengan baik. "Saya ucapkan terima kasih kepada aparat TNI, Polri, BIN, Kejaksaan Tinggi, Kadispora, Kadis PUPR dan lainnya, teruskan bekerja dengan giat, persiapkan PON dengan baik karena Torang bisa," ujar Mahfud.
Selanjutnya, Mahfud MD bersama Mendagri dan tim dari Kemenko Polhukam terbang ke Merauke untuk meninjau pengamanan dan kesiapan beberapa venue dan meninjau perbatasan lintas batas negara di ujung timur Indonesia.
Mahfud mengimbau aparat keamanan untuk terus mematangkan rencana pengamanan PON XX dan Peparnas XVI di Papua. Ia juga menekankan terkait pematangan rencana pengamanan pembukaan PON XX yang rencananya akan dihadiri Presiden Joko Widodo pada 2 Oktober 2021 mendatang.
"Saya minta kepada Pangkogabwilhan III, Pangdam, Kapolda, Danlantamal, Danlanud, supaya terus melakukan pematangan rencana pengamanan, termasuk acara pembukaan PON yang akan dihadiri oleh bapak Presiden," pintanya.
Mahfud menegaskan ulang hal-hal penting yang perlu dipersiapkan sebelum PON dibuka, dan pada saat pertandingan berlangsung. Dia meminta kepada aparat agar hari-hari tersisa sebelum PON dibuka untuk terus mematangkan rencana pengamanan di antaranya deteksi, kontijensi, dan terus melakukan simulasi-simulasi pengamanan.
"Termasuk bila ada peralatan pendukung yang dibutuhkan supaya segera dilaporkan, agar pengamanan PON di Papua di empat klaster yaitu di Kabupaten Jayapura, Kota Jayapura, Kabupaten Merauke, dan Kabupaten Mimika dipastikan baik," terangnya.
Hal lain menurut Mahfud yang perlu dimatangkan adalah pengamanan para atlet dan kontingen, baik di venue atau lokasi-lokasi pertandingan, di penginapan, termasuk saat para kontingen berinteraksi dengan warga masyarakat.
Sementara itu, Mendagri Tito Karnavian yang juga hadir dalam kesempatan tersebut meminta persiapan teknis supaya disempurnakan. Dalam mempersiapkan dengan waktu yang tersisa, Mendagri meminta agar mengikuti standar dan spesifikasi teknis yang telah ditentukan. Hal tersebut tidak hanya terkait persoalan keselamatan, tapi juga aspek hukum yang bisa muncul di kemudian hari bila melenceng dari rencana semula.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/gubernur-aceh-dan-menkopolhukam.jpg)