Rabu, 13 Mei 2026

Internasional

Perdana Menteri Israel Kunjungi Mesir, Perjalanan Resmi Pertama Dalam Satu Dekade

Perdana Menteri Israel, Naftali Bennett dari Israel mengunjungi Mesir, Senin(13/9/2021). Dia melakukan pertemuan dengan Presiden Mesir Abdel Fattah E

Tayang:
Editor: M Nur Pakar
AFP
Presiden Mesir Abdel Fattah El-Sisi (kanan) melakukan pertemuan dengan Perdana Menteri Israel Naftali Bennett di Sharm El-Sheikh, Mesir, Senin (13/9/2021). 

SERAMBINEWS.COM, KAIRO - Perdana Menteri Israel, Naftali Bennett dari Israel mengunjungi Mesir, Senin(13/9/2021).

Dia melakukan pertemuan dengan Presiden Mesir Abdel Fattah El-Sisi.

Itu menjadi kunjungan pertama ke negara Afrika Utara oleh seorang perdana menteri Yahudi dalam lebih dari satu dekade.

El-Sisi menjamu Bennett di resor Laut Merah Sharm el-Sheikh untuk membahas kembali proses perdamaian Israel dan Palestina, kata juru bicara kepresidenan Bassam Radi.

Mesir, negara terpadat di dunia Arab, pada 1979 menjadi negara Arab pertama yang menandatangani perjanjian damai dengan Israel, setelah berpuluh-puluh tahun bermusuhan.

Pada Mei 2021, memainkan peran kunci dalam menengahi gencatan senjata antara Israel dan kelompok Islam Palestina Hamas yang menguasai Jalur Gaza.

Setelah 11 hari pertempuran mematikan.

Baca juga: Mesir Tegaskan Kembali Seruan, Agar Pasukan Asing Pergi dari Libya

Mesir secara teratur menerima para pemimpin Hamas serta saingan politiknya Otoritas Palestina yang dipimpin oleh Mahmud Abbas.

Tetapi, sambil mempertahankan hubungan diplomatik, keamanan dan ekonomi yang kuat dengan Israel.

Menteri Luar Negeri Israel Yair Lapid pada Minggu (12/9/2021) mengusulkan perbaikan kondisi kehidupan di Gaza.

Dengan membangun kembali infrastruktur baru agar ketenangan muncul dan menyelesaikan putaran kekerasan yang tidak pernah berakhir.

"Tapi, itu tidak akan terjadi tanpa dukungan dan keterlibatan mitra Mesir kami dan tanpa kemampuan mereka untuk berbicara dengan semua orang yang terlibat," katanya.

Kunjungan Bennett hanya sekitar 10 hari setelah Abbas berada di Kairo untuk melakukan pembicaraan dengan El-Sisi.

Pembicaraan Senin (13/9/2021) menandai langkah penting dalam kaitannya dengan pertumbuhan keamanan dan hubungan ekonomi antara kedua negara.

Baca juga: Mesir Bebaskan Komedian, Jurnalis Sampai Aktivis Politik, Dipenjara Tanpa Diadili

Selain, keprihatinan bersama mereka atas situasi di Gaza, kata analis yang berbasis di Kairo Nael Shama mengatakan kepada AFP.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved