Breaking News:

Berita Banda Aceh

Pembangunan Ruas Tol Sibanceh Dipacu, Seksi 2, 5 dan 6 Ditargetkan Siap Akhir 2021

Robby menambahkan, jika proses pembebasan lahan tuntas pada akhir September 2021 ini, maka Tol Sibanceh Seksi 2, 5 dan 6 ditargetkan dapat...

Penulis: Subur Dani | Editor: Nurul Hayati
Humas Setda Aceh
Asisten II Setda Aceh, Teuku Ahmad Dadek, didampingi Projek Derektur PT Hutama Karya, Slamet Sudratjat, meninjau progres pekerjaan Jalan Tol Sibanceh di Blang Bintang, Aceh Besar, Jumat (8/5/2020). 

Robby menambahkan, jika proses pembebasan lahan tuntas pada akhir September 2021 ini, maka Tol Sibanceh Seksi 2, 5 dan 6 ditargetkan dapat dioperasionalkan pada Desember 2021.

Laporan Subur Dani  | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Pembangunan jalan tol ruas Sigli-Banda Aceh  atau dikenal dengan Tol Sibanceh  terus dipacu.

Diharapkan, ruas tol antar kota pertama di Aceh itu bisa segera dimanfaatkan oleh masyarakat Aceh.

Kepala Biro Administrasi Pembangunan Setda Aceh, T Robby Irza, bersama dengan PPK Pengadaan Tanah Kementerian PUPR, Project Manager Hutama Karya dan Pelaksana Pembangunan Adhi Karya menggelar pertemuan, di Kantor Divisi Pelaksanaan Jalan Tol Blang Bintang, Selasa (14/9/2021).

“Pertemuan tadi membahas terkait perkembangan pelaksanaan pembangunan jalan tol Sibanceh, di Seksi 2, yaitu Seulimum-Jantho, Seksi 5 Blang Bintang-Kuta Baro, dan Seksi 6 Kuta Baro-Baitussalam. Sebagaimana kita ketahui bersama ruas tol Sibanceh terdiri dari 6 seksi dengan total panjang mencapai 74 kilometer. Ruas ini nantinya akan menghubungkan Kota Banda Aceh dengan Kabupaten Pidie,” ujar Robby.

Robby menambahkan, jika proses pembebasan lahan tuntas pada akhir September 2021 ini, maka Tol Sibanceh Seksi 2, 5 dan 6 ditargetkan dapat dioperasionalkan pada Desember 2021.

Karo Adpem itu juga menambahkan, pertemuan hari ini juga membahas tentang potensi kendala pengadaan tanah di Seksi 5.

Baca juga: Pembebasan Tol Sibanceh 3,43% Lagi, Ditargetkan Tuntas Akhir Tahun Ini

Di seksi Blang Bintang-Kuta Baro ini terdapat 42 persil lahan yang masih dalam tahap pembebasan.

“Sebanyak 32 persil sudah hampir selesai, sementara 10 persil sisanya harus dilakukan upaya percepatan dan membutuhkan mediasi PPK Pengadaan Tanah, Pemkab Aceh Besar dan Pemerintah Aceh,” kata Robby.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved