Internasional
Israel Terus Pantau Iran, Angkatan Laut Dikerahkan ke Laut Merah
Pemerintah Israel terus memantau aktivitas nuklir Iran, baik dari darat, laut dan udara. Dalam perkembangan terbaru, Angkatan Laut Israel telah
Tetapi para kritikus, termasuk kelompok hak asasi manusia dan pejabat PBB, mengatakan kebijakan itu merupakan hukuman kolektif.
Sharvit, bagaimanapun, mengatakan sulit untuk memisahkan wilayah sipil dan militer.
Karena Hamas menggunakan perairan terbuka untuk menguji roket dan melatih pasukan komando angkatan lautnya.
“Laut adalah tempat uji coba terbesar di Jalur Gaza,” katanya.
Tapi kekhawatiran terbesar Israel, sejauh ini, adalah musuh bebuyutan Iran.
Israel menuduh Iran mencoba mengembangkan senjata nuklir, tuduhan yang dibantah Iran.
Baca juga: 1.400 Warga Palestina di Penjara Israel Melakukan Mogok Makan, Kondisi Makin Mengerikan
Juga mengutip kehadiran militer Iran di negara tetangga Suriah dan dukungan Iran untuk kelompok-kelompok militan seperti Hizbullah dan Hamas.
Dalam beberapa tahun terakhir, Israel dan Iran telah terlibat dalam perang bayangan.
Seperti pembunuhan ilmuwan nuklir Iran, ledakan misterius di fasilitas nuklir Iran.
Baru-baru ini serangkaian ledakan di kapal kargo dengan koneksi Iran atau Israel.
Dalam kebanyakan kasus, tidak ada yang mengaku bertanggung jawab.
Sharvit menolak membahas operasi tertentu.
Tetapi dia mengatakan aktivitas angkatan laut Israel di Laut Merah telah tumbuh secara eksponensial selama tiga tahun terakhir.
Iran selama bertahun-tahun menambatkan sebuah kapal di lepas pantai Yaman yang diyakini sebagai pangkalan bagi Garda Revolusi paramiliternya.
Kapal itu, MV Saviz, diduga diserang Israel pada April 2021 lalu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/angkatan-laut-israel-pantau-iran.jpg)