Internasional
Arab Saudi, UEA, Inggris dan AS Prihatinkan Perekonomian Yaman
Arab Saudi, Uni Emirat Arab (UEA), Inggris, dan AS menyatakan keprihatinan tentang ekonomi Yaman yang terus memburuk.
SERAMBINEWS.COM, RIYADH - Arab Saudi, Uni Emirat Arab (UEA), Inggris, dan AS menyatakan keprihatinan tentang ekonomi Yaman yang terus memburuk.
Kekhawatiran berasal dari depresiasi rial Yaman, kenaikan harga pangan, dan dampak parah dari ekonomi dan situasi kemanusiaan.
Dilansir ArabNews, Jumat (17/9/2021), memuji sumbangan Arab Saudi ke Yaman, termasuk bahan bakar minyak.
Mereka juga meminta pemerintah Yaman untuk mengambil semua langkah yang diperlukan untuk mencapai stabilitas ekonomi.
Juga menekankan komitmen mereka untuk memberikan dukungan ekonomi kepada pemerintah Yaman yang diakui internasional.
Sebuah pernyataan dikeluarkan setelah duta besar Arab Saudi, UEA dan Inggris untuk Yaman dan kuasa usaha untuk Kedutaan Besar AS untuk Yaman bertemu.
Mereka menyoroti pentingnya mengimplementasikan Perjanjian Riyadh.
Baca juga: Arab Saudi Akan Berupaya Ciptakan Perdamaian di Yaman, Bekerjasama dengan PBB
Keempat negara itu menekankan perlunya pemerintah Yaman untuk kembali ke Aden.
Mencatat peran efektifnya dalam mengawasi dukungan internasional di masa depan.
Dengan tujuan untuk pemulihan ekonomi, dan komitmen mereka terhadap solusi politik yang komprehensif untuk konflik di Yaman.
Mereka juga menyatakan dukungan penuh untuk utusan khusus PBB yang baru diangkat untuk Yaman, Hans Grundberg.(*)
Baca juga: Utusan PBB Sebut Perang Saudara di Yaman Terancam Tanpa Batas
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/bantuan-makanan-arab-saudi-di-yaman.jpg)