Breaking News:

Internasional

Utusan PBB Sebut Perang Saudara di Yaman Terancam Tanpa Batas

Utusan khusus PBB yang baru untuk Yaman mengatakan perang Yaman terancam tanpa batas waktu. Dilaporkan, negara termiskin di dunia Arab itu telah

Editor: M Nur Pakar
AP
Pejuang pendukung pemerintah Yaman menjaga pos garis depan Al-Kasara, dekat Marib, saat pertempuran segit sedang berkecamuk dengan milisi Houthi. 

SERAMBINEWS.COM, NEW YORK - Utusan khusus PBB yang baru untuk Yaman mengatakan perang Yaman terancam tanpa batas waktu.

Dilaporkan, negara termiskin di dunia Arab itu telah terjebak dalam keadaan perang yang tidak terbatas.

Sehingga, dibutuhkan negosiasi lanjutan untuk mengakhiri konflik lebih dari enam tahun, tetapi tidak akan mudah.

Dilansir AP, Sabtu (11/9/2021), Hans Grundberg, seorang diplomat Swedia mengatakan kepada Dewan Keamanan (DK) PBB, tidak ada kemenangan cepat dalam perang saudara di Yaman.

Untuk memetakan jalan terbaik ke depan, katanya, dia berencana meninjau apa yang berhasil dan apa yang tidak.

Dia juga akan mendengarkan sebanyak mungkin dari pria dan wanita Yaman.

Baca juga: Pasukan Yaman Tangkap Tokoh Milisi Houthi, Seusai Kembali dari Iran, Menyamar Sebagai Mahasiswa

“Pihak-pihak yang berkonflik belum membahas penyelesaian yang komprehensif sejak 2016,” kata Grundberg.

“Oleh karena itu, sudah lama tertunda bagi pihak-pihak yang berkonflik untuk terlibat dalam dialog damai satu sama lain di bawah fasilitasi PBB,"jelasnya.

Tetapi, dengan syarat penyelesaian menyeluruh, dengan itikad baik dan tanpa prasyarat.

Yaman telah dilanda perang saudara sejak 2014 ketika pemberontak Houthi yang didukung Iran menguasai ibu kota Sanaa.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved