Breaking News:

Kronologi RI Invasi ke Timor Leste, Rakyat Bumi Lorosae Serukan Merdeka Setelah Soeharto Digulingkan

Selama tahun-tahun awal invasi dan pendudukan Indonesia, lebih dari 100.000 orang Timor Leste tewas sebagai akibat langsung dari konflik tersebut.

Editor: Amirullah
Wikiwand
Invasi Indonesia ke Timor Leste 

SERAMBINEWS.COM - Inilah detik-detik pasukan Indonesia melakukan invasi ke pulau Timor.

Invasi besar-besaran tersebut dilakukan Indonesia setelah Portugis meninggalkan wilayah tersebut.

Pulau Timor terletak di dekat Australia di Laut Timor.

Portugis meninggalkan Timor Leste pada bulan Agustus 1975, dan pasukan Indonesia segera mulai menyusup ke perbatasan dari Timor Barat Indonesia.

Pada tanggal 28 November, pemerintah Timor Leste yang terpilih secara demokratis, karena takut akan invasi Indonesia yang akan segera terjadi, memproklamasikan Republik Demokratik Timor Leste.

Pada pagi hari tanggal 7 Desember, Indonesia merespons dengan memulai pemboman laut kota Dili, diikuti dengan pendaratan pasukan terjun payung dari udara dan marinir di pantai.

Baca juga: Kemiskinan Masih Tinggi, Harga Barang di Timor Leste Lebih Mahal Daripada RI, Dolar AS jadi Pemicu

Pada tanggal 10 Desember, pasukan invasi kedua merebut kota terbesar kedua, Baucau.

Di tempat lain, perlawanan orang Timor berlanjut.

Tetapi pada tahun 1978 pencaplokan Timor Leste oleh Indonesia pada dasarnya selesai.

Selama tahun-tahun awal invasi dan pendudukan Indonesia, lebih dari 100.000 orang Timor Leste tewas sebagai akibat langsung dari konflik tersebut.

Sebagian besar yang tewas adalah warga sipil yang dibunuh oleh militer atau mati kelaparan di kamp-kamp interniran atau saat bersembunyi di perbukitan dari tentara Indonesia.

Kelompok-kelompok kecil gerilyawan Timor Leste melanjutkan perlawanan mereka selama beberapa dekade.

Pada tahun 1996, Jose Ramos-Horta dan Uskup Carlos Ximenes Belo bersama-sama dianugerahi Hadiah Nobel Perdamaian atas upaya mereka memenangkan kemerdekaan bagi Timor Leste.

Baca juga: Sepak Terjang Presiden Timor Leste Francisco Guterres, Pernah Gabung Gerakan Kemerdekaan Lawan RI

Diktator Indonesia Soeharto, yang telah memerintahkan invasi 1975, digulingkan dari kekuasaan pada tahun 1998, dan rakyat Timor Leste memperbarui seruan mereka untuk merdeka.

Pada tahun 1999, rakyat Timor Leste memilih kemerdekaan dalam referendum, yang menyebabkan serangan berdarah oleh pasukan milisi Indonesia.

Pasukan penjaga perdamaian PBB yang dipimpin Australia dikerahkan untuk menghentikan kekerasan, dan pada Agustus 2001 Timor Lorosa'e mengadakan pemilihan demokratis pertamanya untuk membentuk pemerintahan otonom.

Artikel ini telah tayang di Intisari-online.com dengan judul Detik-detik Kronologi Indonesia Menginvasi Timor Leste pada 1975 hingga Soeharto Digulingkan dari Kekuasaannya pada 1998

Baca juga: Kemiskinan Masih Tinggi, Harga Barang di Timor Leste Lebih Mahal Daripada RI, Dolar AS jadi Pemicu

Baca juga: Dikenal sebagai Sosok Pemicu Pertumpahan Darah, Ternyata Soeharto Berjasa Besar di Timor Leste

Baca juga: Sepak Terjang Presiden Timor Leste Francisco Guterres, Pernah Gabung Gerakan Kemerdekaan Lawan RI

Baca juga: Inilah Negara Eropa yang Menghasut Timor Leste Untuk Merdeka dari Indonesia

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved