Kamis, 28 Mei 2026

Berita Bireuen

IAI Almuslim Wisuda  218 Sarjana, Enam Lulus Terbaik

Institut Agama Islam (IAI) Almuslim, Peusangan, Bireuen, Minggu (19/09/2021) mewisuda sebanyak 218 sarjana (S1) dalam rapat senat terbuka di kampus

Tayang:
Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Muhammad Hadi
FOR SERAMBINEWS.COM
Sebanyak 218 mahasiswa IAI Almuslim, Peusangan Bireuen, Minggu (19/9/2021) diwisuda dalam rapat senat terbuka di kampus tersebut, Desa Paya Lipah, Peusangan, Bireuen 

Laporan Yusmandin Idris I Bireuen

SERaMBINEWS.COM, BIREUEN – Institut Agama Islam (IAI) Almuslim, Peusangan, Bireuen, Minggu (19/09/2021) mewisuda sebanyak 218 sarjana (S1) dalam rapat senat terbuka di kampus tersebut dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan. 

Lulusan Fakultas Tarbiyah sebanyak 105 orang, Fakultas Syari’ah sebanyak 79 orang. Fakultas Ekonomi & Bisnis Islam sebanyak 34 orang.

Dari 218 orang, tersebut, enam orang di antaranya berhasil lulus dengan prediket cumlaude (pujian).

Adapun enam mahasiswa meraih nilai terbaik, yaitu Sri Wahyuni (program studi  Perbankan Syariah),
Muhammad (program studi Hukum Keluarga Islam) dan Ikhwanuddin (program studi Ekonomi Islam, Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam).

Baca juga: Sukses Dalam Program Diet Plastik, UTU Lakukan Gerakan WCD di Aceh Barat

Kemudian, M Yazid Rizqullah (prodi Pendidikan Bahasa Arab), Idil Mukminin (prodi Manajemen Pendidikan Islam) dan Jannatul Nufus (prodi Pendidikan Agama Islam, Fakultas  Tarbiyah).

Rektor IAI Almuslim, Dr Saifullah S Ag MPd mengatakan, para lulusan selama di kampus telah dilatih untuk mengantisipasi, merespons dan menjawab berbagai masalah.

Mahasiswa dilatih untuk melakukan tugas semua dengan berbasiskan pengetahuan ilmiah, dan dengan cara yang ilmiah.

Tetapi masalah-masalah di luar kampus berbeda karakter dari masalah-masalah di dalam kampus.

Di luar kampus katanya, adalah berupa “laboratorium sosial,” masalah-masalah dicirikan oleh dua hal yaitu keberagaman dan kompleksitas.

Untuk merespons dan menjawab masalah di laboratorium sosial, seorang sarjana perlu terlibat dalam interaksi dan dialog. dengan beragam pihak di masyarakat.

Baca juga: Sejumlah Guru di Lhokseumawe Tetap tak Hadir Pada Seleksi PPPK Susulan

Melakukan pembelajaran melalui interaksi dan dialog tersebut.

Seorang sarjana perlu menjadi pelaku yang aktif dalam pembelajaran di berbagai organisasi di masyarakat.

Melalui pembelajaran tersebut, keberagaman dapat dipelajari serta keterkaitan antara masalah yang
satu dengan masalah-masalah yang lain dapat ditelusuri.

Pembelajaran lapangan  dapat bersifat intra-organisasi ataupun antar-organisasi.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved