Breaking News:

Luar Negeri

Ledakan Terjadi di Dua Kota Afghanistan, 7 Orang Tewas dan 30 Terluka, Diduga Ulah ISIS-K

"Ledakan di Jalalabad dan di Kabul tampaknya merupakan pekerjaan sisa-sisa ISIL-K," kata seorang sumber Taliban, kepada Al Jazeera.

Editor: Faisal Zamzami
AFP/NOORULLAH SHIRZADA
Warga menggotong seorang remaja yang terluka akibat ledakan di sebuah masjid di distrik Haska Mina, sekitar 50 kilometer dari Jalalabad, ibu kota provinsi Nangarhar, pada Jumat (18/10/2019). 

SERAMBINEWS.COM - Sebanyak tujuh orang meninggal dunia dan sekitar 30 terluka karena serangkaian ledakan di Kota Jalalabad di Afghanistan Timur dan Ibukota Kabul, jelas sumber Taliban.

Menurut sumber, sejumlah orang terbunuh saat alat peledak rakitan meledak pada Sabtu (18/9/2021).

"Ledakan di Jalalabad dan di Kabul tampaknya merupakan pekerjaan sisa-sisa ISIL-K," kata seorang sumber Taliban, kepada Al Jazeera.

ISIL-K, ISIS-K, atau Negara Islam di Provinsi Khorasan yang juga dikenal dengan nama ISKP merupakan afiliasi IS yang pernah menguasai sebagian besar wilayah di Suriah Utara dan Irak.

Lebih lanjut, sumber ini menambahkan bahwa Taliban tengah melakukan penyelidikan terkait insiden ledakan itu.

"Pelakunya akan dibawa ke pengadilan," jelasnya.

Sejumlah media yang mengutip keterangan saksi dan sumber keamanan mengatakan, korban jiwa berjatuhan dalam empat kali ledakan di Jalalabad, ibukota Provinsi Nangarhar pada Sabtu lalu.

"Banyak orang yang terlibat dalam insiden hari ini di Kota Jalalabad telah ditangkap dan penyelidikan sedang berlangsung."

"Hasil investigasi akan diumumkan secara resmi kemudian."

Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan terkait pihak yang mengklaim serangan ini.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved