Rabu, 3 Juni 2026

Polisi Teliti Proyektil Peluru Usut Kasus Penembakan Ustaz di Tangerang

Polisi pun langsung bergerak cepat untuk mengungkap peristiwa itu dengan mengumpulkan sejumlah bukti.

Tayang:
Editor: Faisal Zamzami
Istimewa
Lokasi penembakan ustaz di Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, Sabtu (18/9/2021). 

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Penembakan sadis dilakukan orang tak dikenal (OTK) terjadi di Kawasan Kunciran, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang pada Sabtu (18/9/2021) kemarin.

Seorang ustaz bernama Arman alias Alex tewas ditembak oleh OTK tepat di depan kediamannya.

Polisi pun langsung bergerak cepat untuk mengungkap peristiwa itu dengan mengumpulkan sejumlah bukti.

Salah satunya bukti proyektil peluru yang yang menembus pinggang kiri korban. Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Yusri Yunus mengatakan penyidik sudah membaaa bukti proyektil di lokasi penembakan untuk diteliti di laboratorium forensik.

"Bukti proyektil peluru sudah diamankan. Sekarang kami masih tunggu hasil dari labfor," kata Yusri saat dikonfirmasi, Minggu (19/9/2021).

Selain melakukan penelitian proyektil peluru, Yusri mengatakan polisi juga menunggu hasil otopsi jenazah di rumah sakit.

Sambil proses itu berjalan, pihaknya juga meminta keterangan sejumlah saksi dan memeriksa rekaman CCTV di TKP.

"Jenazah juga sedang diotopsi. Sambil proses analisis itu berjalan, kita juga cek dan analisis CCTV di sekitar lokasi penembakan," kata Yusri.

Seperti diketahui Ustaz Armand (43) ditembak hingga tewas oleh orang tak dikenal Sabtu (18/9/2021) malam.

Ia ditembak selepas menjalankan salat maghrib.

Penembakan terjadi tepat di depan rumahnya di Jalan Nean Saba, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, Banten.

Ustaz Armand tewas saat dalam perjalanan menuju Rumah Sakit Mulya, Pinang, Kota Tangerang.

Tembakan pelaku diketahui menembus pinggang korban.

Dari keterangan keluarga diketahui bahwa pelaku penembakan berjumlah dua orang.

Satu pelaku eksekutor mengenakan jaket ojek online yang masih tampak baru.

Dalam kondisi terluka tembak, isteri dan anaknya sempat menyaksikan Ustaz Armand terkapar di depan rumah.

Baca juga: Ustaz Armand Meninggal Ditembak di Depan Istri dan Anak Bungsu Usai Shalat Magrib

Baca juga: Seorang Ustaz Meninggal Ditembak Usai Shalat Magrib, Warga: Pelaku Pakai Atribut Ojol

Ditembak di Depan Istri dan Anak Bungsu Usai Shalat Magrib

Peristiwa penembakan yang menyebabkan ustaz Armand (43) masih menyisakan misteri.

Pelaku orang tak dikenal (OTK) belum tertangkap oleh aparat kepolisian.

Ustaz Armand yang merupakan tokoh agama setempat ditembak usai menunaikan ibadah salat magrib, Sabtu (18/19/2021).

Saat itulah Ustaz Armand ditembak oleh orang tak dikenal di kediamannya, di Jalan Nean Saba, RT 2 /RW 5, Kelurahan Kunciran, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang.

Alif (15) anak pertama korban menceritakan detik demi detik peristiwa yang merenggut nyawa ayahnya itu.

Sebelum tragedi berdarah itu, pria yang duduk di kelas 1 SMK tersebut tengah asyik menonton televisi.

Ia menonton bersama ibunya, Kastuti (39).

Sang ayah pun sudah berpakaian rapi dan hendak berangkat ke Masjid Jami Nurul Yakin, yang jaraknya hanya sekitar 40 meter dari kediamannya.

Ustaz Armand menjabat sebagai Ketua Majelis Taklim di masjid tersebut.

Armand mengajak anak bungsunya yang masih berusia 7 tahun ke masjid.

"Ayah mau salat magrib berjamaah di masjid, ngajak adik yang paling kecil," ujar Alif lirih, saat dijumpai di rumahnya, Minggu (19/9/2021).

Saat ayahnya pergi ke masjid dengan adiknya, Alif dan ibunya menunggu di rumah.

Namun setelah beberapa lama, mereka mendengar suara tembakan senjata api, tepat dari luar rumah.

"Tiba-tiba ada suara tembakan, terdengar nyaring banget. Saya juga kaget dengarnya," ucap Kastuti.

Sang anak bungsu yang ikut bersama Ustaz Arman ke masjid, datang dan masuk ke dalam rumah terlebih dulu, dengan membuka pintu.

Lalu di luar rumah terdengar Ustaz Armand berteriak sambil meringis kesakitan.

"Saya tertembak," kata Kastuti menirukan perkataan suaminya.

Sontak, Kastuti dan Alif ke luar rumah.

Keduanya pun terkejut bukan kepalang saat melihat suami dan ayah mereka tersungkur di tanah bersimbah darah.

"Saya keluar menjerit-jerit meminta tolong kepada tetangga," kata Kastuti.

Menurut Alif memang kondisi saat itu sedang sepi. Kondisinya juga sudah mulai gelap dan tidak terlalu terang.

"Ayah saya tertembak di bagian perut, bahkan pelurunya sempat kena pintu," tuturnya.

Para tetangga pun turut membantu. Korban dibawa ke Rumah Sakit Mulya untuk mendapat pertolongan.

"Saya dapat kabar kalau keadaannya memburuk. Dan tidak lama suami saya sudah tidak ada," papar Kastuti dengan nada lirih. 

Baca juga: Hari Ini Digelar Operasi Patuh Seulawah Selama 13 Hari di Pidie, Jangan Lupa Bawa Surat Kendaraan

Baca juga: Memotivasi Pengurus Lembaga Anti Narkoba dengan Hipnoterapi

Baca juga: Fakta Chelsea dan Liverpool, 5 Hasil Pertandingan Identik, Jumlah Gol dan Poin Sama, Bakal Juara

Tribunnews.com dengan judul Polisi Teliti Proyektil Peluru dalam Kasus Penembakan Seorang Ustaz di Tangerang

BACA BERITA PENEMBAKAN LAINNYA

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved