Breaking News:

Video

VIDEO Polres Aceh Timur Amankan 4 Tersangka Penculikan dan 3 Tersangka Tindak Pidana Kriminal

4 tersangka kasus penculikan, 2 tersangka kasus kekerasan terhadap anak, dan 1 orang tersangka kasus judi online chip higgs domino island. 

Penulis: Seni Hendri | Editor: Hari Mahardhika

Laporan Seni Hendri | Aceh Timur

SERAMBINEWS.COM, IDI RAYEUK - Dalam kurun waktu satu bulan terakhir, Satreskrim Polres Aceh Timur, berhasil mengamankan 7 tersangka pelaku tindak Pidana kriminalitas.  

7 tersangka tersebut, yakni 4 tersangka kasus penculikan, 2 tersangka kasus kekerasan terhadap anak, dan 1 orang tersangka kasus judi online chip higgs domino island.  

Kapolres Aceh Timur, AKBP Mahmun Hari Sandy Sinurat SIK, dalam konfrensi pers, Selasa (21/9/2021) menyebutkan, empat tersangka penculikan yang diamankan pada 17 September 2021 lalu, yakni dua sebagai pelaku utama yaitu AF (24) warga Kecamatan Idi Rayeuk, dan MS (26) warga Kecamatan Idi Tunong.  

Sedangkan dua lagi, ikut membantu proses penculikan yakni, MH (18) warga Kecamatan Idi Tunong, dan IK (26) warga Kecamatan Julok.

Antara pelaku dengan korban yang diculik saling kenal. Motifnya, persoalan dendam pribadi yang belum diselesaikan.  

Akibat perbuatannya, keempat pelaku terancam 12 tahun penjara, dan dijerat dengan Pasal 328 jo Pasal 55, dan 56 KUHP.  

Sedangkan satu orang, kasus judi online Chip Higgs Domino Island yang diamankan tim opsnal Satreskrim Polres Aceh Timur, di Desa Seuneubok Meuku, Kecamatan Idi Timur, pada Kamis (16/9/2021) malam lalu yakni ZF (35) warga Kecamatan Idi Rayeuk.  

ZF ditangkap setelah Polisi menyamar sebagai pembeli chip. Polisi membeli chip dari tersangka ZF dengan harga per 1 chip Rp 70 ribu.  

Akibat perbuatannya, tersangka ini terancam cambuk 12 kali atau penjara paling lama 12 bulan.  

Selanjutnya, dua tersangka kasus kekerasan terhadap anak dibawah umur yakni MS (42) warga Kecamatan Pante Bidari.  

MS, melakukan kekerasan terhadap anak dibawah umur dan terancam cambuk sebanyak 90 kali, atau penjara paling lama 90 bulan.  

Satu lagi juga kasus kekerasan terhadap anak dibawah umur yakni, MZ (19) warga Kecamatan Pante Bidari, Aceh Timur.  

MZ melakukan kekerasan secara paksa terhadap korbannya dengan motif pacaran.  

Akibat perbuatannya tersangka MZ terancam dicambuk 150 kali, atau pidana penjara paling lama 200 bulan. (c49)  

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved