Senin, 4 Mei 2026

76 Tahun Tanpa Jejak, Misteri Hilangnya 5 Pesawat Pengebom Amerika di Segitiga Bermuda Terungkap

Perairannya, yang mencakup 500.000 mil persegi, mencapai dari pantai timur AS ke Antillen Besar dan hingga Bermuda.

Tayang:
Editor: Faisal Zamzami
Intisari online
Segitiga Bermuda. 

SERAMBINEWS.COM - Apa yang ada di Segitiga Bermuda masih menjadi misteri hingga hari ini.

Tidak pernah ada bukti kuat terkait misteri Segitiga Bermuda.

Segitiga Bermuda adalah daerah misterius di Samudra Atlantik Utara yang terkenal.

Perairannya, yang mencakup 500.000 mil persegi, mencapai dari pantai timur AS ke Antillen Besar dan hingga Bermuda.

Namun dilaporkan sekitar 50 kapal dan 20 pesawat dilaporkan hilang di Segitiga Bermuda.

Selama 200 tahun terakhir atau lebih ratusan orang diyakini telah kehilangan nyawa mereka di wilayah tersebut.

Salah satu kejadian paling aneh di daerah itu adalah Penerbangan 19, yang melihat lima pesawat TBF Avenger, pesawat pengebom Torpedo Amerika Serikat (AS) menghilang tanpa jejak.

Pesawat dan 14 awaknya menghilang dalam sebuah misi, yang berangkat dari Florida pada Desember 1945 setelah berakhirnya c.

Sementara 13 pria lainnya, yang dikirim untuk menyelamatkan kru, juga hilang dan juga tidak pernah ditemukan.

Upaya baru untuk menjelaskan apa yang terjadi pada Penerbangan 19 telah difilmkan untuk sebuah film dokumenter baru.

Episode satu dari musim baru dokumenter History Channel AS, 'History's Greatest Mysteries' mengikuti perjalanan tim investigasi Segitiga Bermuda yang baru dibentuk.

Program ini disajikan dan diproduseri eksekutif oleh aktor dan sutradara AS Laurence Fishburne.

Dua ahli yang ditampilkan dalam film dokumenter tersebut adalah penyelidik David O'Keefe dan Wayne Abbott, yang membuat penemuan menarik tentang Penerbangan 19.

Baca juga: Hewan Raksasa Penghuni Segitiga Bermuda Pernah Menampakan Wujud, Sebelumnya Hanya Dianggap Mitos

Baca juga: Misteri Tentang Lautan Iblis Terkuak, NASA Ungkapkan Apa yang Terjadi di Segitiga Bermuda

Dilansir dari express.co.uk pada Kamis (22/9/2021), mereka melihat kemungkinan telah melihat beberapa pilot kembali ke darat dan berpotensi jatuh di Florida.

Transmisi radio yang dicegat sebelumnya menunjukkan bahwa pilot Penerbangan 19 Kapten Edward Powers tidak setuju dengan pemimpin penerbangan Letnan Charles Taylor tentang lokasi mereka.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved