Berita Lhokseumawe
Empat Petinggi Perusahaan BUMN Isi Kuliah Umum di Politeknik Negeri Lhokseumawe
Sebanyak empat petinggi dari perusahaan BUMN mengisi kuliah umum yang diadakan Jurusan Teknik Kimia Politeknik Negeri Lhokseumawe sehari penuh, Rabu
Penulis: Jafaruddin | Editor: Nurul Hayati
Sebanyak empat petinggi dari perusahaan BUMN mengisi kuliah umum yang diadakan Jurusan Teknik Kimia Politeknik Negeri Lhokseumawe sehari penuh, Rabu (22/9/2021) dari pukul 08.00 -17.00 WIB.
Laporan Jafaruddin I Lhokseumawe
SERAMBINEWS.COM,LHOKSEUMAWE – Sebanyak empat petinggi dari perusahaan BUMN mengisi kuliah umum yang diadakan Jurusan Teknik Kimia Politeknik Negeri Lhokseumawe sehari penuh, Rabu (22/9/2021) dari pukul 08.00 -17.00 WIB.
Kuliah umum bertemakan “Tantangan Pendidikan Tinggi Vokasi dan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI) dalam mewujudkan Merdeka Belajar Kampus Merdeka berbasis IKU 8+I”, diadakan secara online melalui aplikasi Zoom Large Meeting.
Empat pemateri dalam kegiatan tersebut, Vice President HSSE Operation and Facilities Support PT PERTAMINA (Persero) Ir Deddy Syam, MOHS.
Kemudian, AVP Proses dan Administrasi Teknik, Departemen Rancang Bangun PT Pupuk Iskandar Muda (Persero), Suryadi Idris.
Selanjutnya, Kepala Sub Bagian Manajemen Risiko PT Perkebunan Nusantara I, Ir H Al Kindi Aksa MT.
Terakhir QM dan HSSE PT Perta Arun Gas (PAG), Zulfikar, Said M Idris.
Baca juga: PT Telkom (BUMN) Buka Lowongan Kerja Lulusan S1 -S2 Fresh Graduate, Ada 38 Posisi, Cek Syaratnya
Para narasumber untuk menyampaikan materi secara online, didampingi oleh moderator Dr Ir Ridwan MT dan Selvie Diana MT.
“Kegiatan itu terbuka untuk umum yang diikuti sekitar 600 peserta dari berbagai daerah dan lintas sektor,” ujar Ketua Jurusan Teknik Kimia Dr Saifuddin didampingi Ketua Panitia Elfiana MT, kepada Serambinews.com, Rabu (23/9/2021).
Kuliah umum tersebut diadakan dalam upaya mewujudkan salah satu program link and match Perguruan Tinggi Vokasi (PTV) dengan Dunia Usaha Dunia Industri (DUDI), melalui transformasi ilmu pengetahuan yang ril dibutuhkan DUDI.
Hal tersebut sebagai upaya untuk penguatan aspek soft skill dan karakter berkelanjutan mahasiswa, untuk melengkapi aspek hard skill.
Sehingga mahasiswa Teknik Kimia Politeknik Negeri Lhokseumawe, dapat memahami peluang tantangan dan kesempatan untuk terjun ke dunia usaha dunia industri.
Kuliah umum ini diikuti 600 lebih peserta dari seluruh Indonesia, terdiri atas 79,8 persen mahasiswa dan 12,8 persen dosen berasal dari perguruan tinggi Politeknik Negeri Lhokseumawe, dan sejumlah kampus lainnya di luar Aceh.
Peserta lainnya 7,4 persen berasal dari alumni, pekerja Swasta, BUMN seperti Pertamina Hulu Energi, PT PIM, PT Andalas, dan PT PJB.(*)
Baca juga: Politeknik Negeri Lhokseumawe Buka Pendaftaran Konferensi Internasional,Catat Jadwalnya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/jurusan-teknik-kimia-politeknik-negeri-lhokseumawe-mengadakan-kuliah-umum.jpg)