Selasa, 5 Mei 2026

Gampong Diminta Percepat Pencairan DD Untuk Tahap II dan III

Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong (DPMG) Aceh meminta seluruh gampong (desa) agar mempercepat pencarian Dana Desa

Tayang:
Editor: bakri
FOR SERAMBINEWS.COM
Kabid PEMG DPMG Aceh, T Zulhusni menyerahkan bantuan peralatan dan perlengkapan budidaya lebah madu untuk kelompok tani di Aceh Tengah, Senin (6/9/2021) 

BANDA ACEH - Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong (DPMG) Aceh meminta seluruh gampong (desa) agar mempercepat pencarian Dana Desa (DD) tahap II dan III. Pasalnya, hingga September 2021 ini masih banyak gampong yang belum mengusulkan proses pencairan ke Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN).

“Kepada gampong yang belum mencairkan dana desa tahap II dan III, tolong segera diproses usulan pencairannya,” pinta Kepala DPMG Aceh, Dr Zulkifli MSi, melalui Kabid Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Gampong, Zul Husni kepada Serambi, Rabu (23/9/2021).

Zul Husni menuturkan, pagu DD yang dialokasikan pusat ke Aceh tahun ini sekitar Rp 4,986 triliun. Penyaluran dibagi dalam tiga tahap, masing-masing: tahap I sebesar 40 persen, tahap II 40 persen, dan tahap III sebesar 20 persen.

Untuk penyaluran DD tahap I, ia sebutkan, realisasinya mencapai Rp 1,993 triliun, tersebar di 6.489 gampong, dari 6.497 gampong di Aceh. Ini berarti masih ada 11 gampong lagi yang belum mencairkan DD tahap I. Sementara untuk DD tahap II, realisasinya baru Rp 1,451 triliun, dimana masih ada 1.921 gampong lagi yang belum melakukan proses pencarian.

“Sedangkan untuk Dana Desa tahap III, sampai posisi 21 September 2021, jumlahnya masih sedikit, baru Rp 61,38 miliar yang tersebar di 483 gampong. Masih ada 6.014 gampong lagi yang belum mencairkan,” ungkap Zul Husni.

Dia menjelaskan, banyak faktor yang menyebabkan gampong belum melakukan proses pencairan DD tahap II dan III. Antara lain dipengaruhi oleh belum tuntasnya pembuatan laporan pemanfaatan dana desa tahap I dan II. Menurut Zul Husni, gampong-gampong sepertinya lebih mengutamakan penanganan BLT (bantuan langsung tunai) DD dan belum membuat laporan pelaksanaan pencairan dana desa tahap sebelumnya.

Oleh sebab itu, pihaknya menyarankan gampong agar segara memproses usulan pencairan DD tahap II dan III, dengan cara membuat laporan pertanggungjawaban pelaksanaan kegiatan pencairan DD tahap sebelumnya. Hal ini cukup penting karena peran DD melalui BLT bagi masyarakat gampong sangat besar, terlebih di masa pandemi Covid-19.

“Akibat pandemi Covid-19, ruang gerak berbagai jenis kegiatan usaha jadi terbatas dan malah ada yang sudah berhenti,” tutur Zul Husni.

Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa (DD) yang telah disalurkan di Aceh sampai posisi September 2021 sudah mencapai Rp 995,023 miliar, hampir mencapai Rp 1 triliun. Besaran BLT yang disalurkan per bulan mencapai Rp 300.000 per kepala keluarga.

Kepala DPMG Aceh, Dr Zulkifli MSi, melalui Kabid Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Gampong, Zul Husni, menyebutkan, sampai bulan September 2021, dari 23 kabupaten/kota, sebanyak 14 di antaranya sudah menyalurkan BLT DD sebesar 100 persen.

“Ke 14 daerah itu adalah Kota Banda Aceh, Kota Langsa, Simeulue, Aceh Jaya, Aceh Singkil, Pidie Jaya, Nagan Raya, Gayo Lues, Aceh Timur, Kota Subulussalam, Kota Sabang, Aceh Tenggara, Aceh Barat, dan Bener Meriah,” sebutnya.

Satu daerah baru menyelesaikan penyaluran BLT DD sampai bulan Agustus, yaitu Aceh Barat Daya. Kemudian Aceh Tamiang baru menyelesaikan penyaluran BLT sebesar 100 persen sampai bulan Juli.

Sedangkan Lhokseumawe dan Aceh Selatan baru menyelesaikan sampai bulan Mei. Empat daerah lagi dia sebutkan, yaitu Aceh Utara, Aceh Besar, Bireuen, dan Pidie, belum ada satu bulan pun yang realisasinya mencapai 100 persen.

“Dari 23 kabupaten/kota, masih ada satu daerah lagi yaitu Aceh Tengah yang penyaluran BLT Dana Desa baru sampai bulan Juni, sebesar 52,20 persen dari 295 gampong yang ada di daerah itu,” sebut Zul Husni.(her)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved