Berita Lhokseumawe
Rohingya Sudah Dipindahkan Semua, Operasional BLK Lhokseumawe Resmi Ditutup
"Jadi saat ini, pengungsinya tidak ada lagi. Makanya operasional di lokasi tersebut resmi kita tutup," ujarnya.
Penulis: Saiful Bahri | Editor: Nurul Hayati
"Jadi saat ini, pengungsinya tidak ada lagi. Makanya operasional di lokasi tersebut resmi kita tutup," ujarnya.
Laporan Saiful Bahri I Lhokseumawe
SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE – Operasional dan aktivitas di Balai Latihan Kerja (BLK) Meunasah Mee, Kandang, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe, yang selama ini digunakan untuk menampung pengungsi Rohingya resmi ditutup.
Ini sehubungan di lokasi tersebut, tidak ada lagi pengingsi Rohingya.
Dimana Rohingya yang ada di BLK tersebut, semuanya telah dipindhakan ke luar Aceh.
Hal tersebut diutarakan Kepala Dinsos Lhokseumawe, Ridwan Jalil, didampingi Programme Assistant (Operation), Fachmi, dalam pertemuan bertema, Camp Coordination dan Camp Management antara International Organization for Migration (IOM), Dinas Sosial Lhokseumawe, dan wartawan di salah satu kafe Lhokseumawe, Kamis (23/9/2021).
Ridwan menjelaskan, saat Rohingya terdampar di Lhokseumawe, Pemerintah Kota Lhokseumawe menyediakan penampungan sementara, bukan camp pengungsi.
"Jadi saat ini, pengungsinya tidak ada lagi. Makanya operasional di lokasi tersebut resmi kita tutup," ujarnya.
Baca juga: VIDEO Empat Rohingya yang Tersisa di BLK Lhokseumawe Diberangkatkan ke Makassar
Namun saja saat ini, lanjut Ridwan, pihaknya masih menunggu penyerahan aset oleh UNHCR atau NGO terkait kepada Pemko Lhokseumawe.
Sehingga nantinya kalau ke depan NGO masih membutuhkan lokasi tersebut, pihaknya tetap masih memberikan peluang.
“Namun kalau NGO masih ingin melanjutkan penggunaan sarana prasarananya, diharapkan pagar BLK diganti dengan yang permanen, jangan lagi pagar seng,” pungkasnya.
Asisten I Pemko Lhokseumawe, Maksalmina SH MH, menyebutkan, penyerahan aset camp pengungsi di BLK perlu dilakukan secara bertahap.
Sehingga kedepannya, BLK dapat difungsikan secara optimal.
“Gedung saat ini yang berada pada lahan seluas lima hektare, perlu dimanfaatkan secara optimal dengan seluas-luasnya untuk kepentingan masyarakat, sehingga mampu menumbuhkan kapasitas pola hidup dan ekonomi masyarakat sekitar,” harapnya. (*)
Baca juga: Empat Rohingya yang Tersisa di BLK Lhokseumawe Telah Diberangkatkan ke Makassar
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/pertemuan-bertema-camp-coordination-dan-camp-management.jpg)