Breaking News:

Berita Banda Aceh

Tim Unsyiah Beri Pelatihan Pengemasan Produk untuk Warga di Aneuk Galong

Kartini Eriani menyampaikan, pelatihan tersebut diharapkan bisa memberi wawasan bagi pelaku usaha mengenai cara memasarkan produk

Penulis: Muhammad Nasir | Editor: Nur Nihayati
For Serambinews.com
ILUSTRASI - 

Kartini Eriani menyampaikan, pelatihan tersebut diharapkan bisa memberi wawasan bagi pelaku usaha mengenai cara memasarkan produk

Laporan Muhammad Nasir I Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Tim pengabdian masyarakat dari Universitas Syiah Kuala menggelar pelatihan pemasaran dan pengemasan produk untuk warga Gampong Aneuk Galong Titi, Kecamatan Sukamakmur, Aceh Besar.

Tim program pengabdian masyarakat yang diketuai oleh Dr Kartini Eriani S.Si, M.Si beserta teamnya Dr Zumaidar S.Si, M.Si dan Prof Dr Asfa ST,MT.

Pelatihan tersebut digelar offline yang dihadiri oleh 12 orang muda mudi desa Aneuk Galong Titi, yang sebagian dari mereka merupakan pelaku usaha rumahan.

Kartini Eriani menyampaikan, pelatihan tersebut diharapkan bisa memberi wawasan bagi pelaku usaha mengenai cara memasarkan produk, agar terlihat lebih memikat dan menarik.

Tim memberikan trik pengemasan agar produk home industri menjadi pilihan bagi konsumen

Dalam pelatihan itu, tim kerjasama dengan BLB Kitchen sebagai mitra dengan produknya Sambal Tanyoe dan Saus Tanyoe sebagai sample usaha.

Selain melatih, tim juga membuat website bagi pelaku usaha, khususnya produk Sambal dan Saus Tanyoe sebagai salah satu upaya pengembangan dan peningkatan produksi dari sambal tersebut.

“Sebelum pembuatan website, orderan sambal dan saus Tanyoe nya berkisar 20 botol perbulan, Alhamdulillah sejak dibuat website, terjadi peningkatan menjadi 35 botol mulai September 2021.

Hal ini menunjukkan, adanya sebuah website bagi pelaku usaha memudahkan dalam proses orderan, dimana pembeli lebih mudah melakukan pemesanan dan juga lebih mudah menyerap informasi yang diberikan,” ujar Kartini.

Katanya, kehadiran website bisa membuat usahanya terus tumbuh, menjangkau pasar yang lebih luas, kredibilitasnya terbangun, terlihat profesional, dan kepercayaan usaha di mata publik juga ikut bertambah.

Bukan hanya itu, pelatihan online terkait e-commerce juga akan diselenggarakan dalam waktu dekat, sehingga pengelolaan website menjadi lebih optimal dengan ilmu marketing digital. (*)

Baca juga: Realisasi APBN di Aceh Ditargetkan 70 Persen di Akhir September Ini

Baca juga: UEFA Mulai Sangat Prihatin Atas Rencana FIFA Gelar Piala Dunia Dua Tahunan

Baca juga: Gubernur Aceh Berharap PWRI Ikut Mengawal Aturan Covid-19, Menuju Masyarakat Sejahtera

 
 

 
 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved