Breaking News:

Pengadaan Bibit Jagung

Tim BPKP Aceh Akan Audit PPKN Pengadaan Bibit Jagung di Agara

Kami sudah tugaskan tim untuk melaksanaKan audit dimaksud 25 hari ke depan. Penugasan audit PKKN tersebut dilakukan setelah melalui proses koordinasi

Penulis: Asnawi Luwi | Editor: Ansari Hasyim
For Serambinews.com
Kepala Perwakilan BPKP Aceh, Indra Khaira Jaya. 

Laporan Asnawi Luwi I Aceh Tenggara

SERAMBINEWS.COM, KUTACANE - Tim Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Aceh akan turun ke Kabupaten Aceh Tenggara untuk melakukan audit Pemeriksaan Perhitungan Kerugian Keuangan Negara (PKKN) pengadaan bibit jagung di Dinas Pertanian Aceh Tenggara.

"Kita akan turunkan untuk lakukan audit PKKN tindak pidana korupsi pengadaan bibit jagung hibrida NK 017 pada Dinas Pertanian Kabupaten Aceh Tenggara dengan sumber Dana APBK/DOKA tahun 2020, " ujar Kepala BPKP Perwakilan Aceh, Indra Khaira Jaya kepada Serambinews.com, Sabtu (25/9/2021).

Dikatakan Indra Khaira Jaya, audit PKKN itu mereka lakukan berdasarkan permintaan Kajari Aceh Tenggara awal bulan Juli tahun 2021.

"Kami sudah tugaskan tim untuk melaksanaKan audit dimaksud 25 hari ke depan. Penugasan audit PKKN tersebut dilakukan setelah melalui proses koordinasi dan pembahasan antara auditor BPKP Aceh dengan penyidik dari Kejari Aceh Tenggara yang hasilnya disepakati memenuhi syarat untuk dilakukan audit PKKN," kata Indra Khaira Jaya.

Baca juga: RSUD Langsa dan LinkAja Kolaborasi Hadirkan Pembayaran Secara Digital

Seperti diberitakan sebelumnya, penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Aceh Tenggara, menetapkan empat orang tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan bibit jagung hibrida di Dinas Pertanian Agara tahun 2020 mencapai Rp 2,8 miliar, Rabu (1/9/2021).

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Aceh Tenggara, Syaifullah didampingi Kasi Pidana Khusus (Pidsus), Edwardo SH MH, Kamis (1/9/2021) mengatakan, kasus pengadaan bibit jagung dinas pertanian tahun 2020, telah ditetapkan empat orang tersangka.

Baca juga: Pemancing dari Berbagai Daerah Meriahkan Pulau Banyak Fun Fishing

Adapun ke 4 orang tersangka yakni mantan Kadis Pertanian Agara, AB, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), SP, Mantan Kabid Perkebunan di Distan Agara, KN, dan KP sebagai Kontraktor Pelaksana.

Menurut dia, proyek pengadaan bibit jagung hibrida jenis NK 017 di Distan Agara dengan pagu Rp 2,8 miliar dari dana DOKA tahun 2020 oleh rekanan PT. Fatara Julindo Putra.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved