Internasional

Dua Tentara Israel Terluka Parah dan Lima Pejuang Hamas Tewas Dalam Bentrokan di Tepi Barat

Pejuang Hamas sempat bentrok dengan tentara Israel yang kembali melakukan penangkapan terhadap warga Palestina.

Editor: M Nur Pakar
AFP/JAAFAR ASHTIYEH
Para pelayat membawa jenazah Osama Sobh, seorang warga Palestina yang ditembak tentara Israel dalam bentrokan di dekat Jenin jelang pemakamannya di Burqin, Tepi Barat. Minggu (26/9/2021). 

SERAMBINEWS.COM ,JERUSALEM - Pejuang Hamas sempat bentrok dengan tentara Israel yang kembali melakukan penangkapan terhadap warga Palestina.

Dalam bentrokan itu, lima pria bersenjata Palestina tewas selama operasi penangkapan di Tepi Barat untuk menindak kelompok Hamas pada Minggu (26/9/2021).

Itu menjadi kekerasan paling mematikan antara pasukan Israel dan gerilyawan Palestina di Tepi Barat dalam beberapa pekan terakhir ini.

Hal itu juga terjadi di tengah meningkatnya ketegangan setelah perang 11 hari pada Mei 2021 antara Israel dan Hamas di Jalur Gaza.

Kementerian Kesehatan Palestina mengatakan dua warga Palestina ditembak mati di dekat kota Jenin, Tepi Barat utara dan tiga lainnya tewas di Biddu utara Jerusalem.

Dilansir AP, militer Israel mengatakan seorang perwira dan tentara menderita luka serius selama penangkapan di Burqin, dekat Jenin.

Baca juga: Israel Tangkap Dua Buronan Terakhir Palestina Penerobos Penjara

Dikatakan, keduanya telah diterbangkan ke rumah sakit untuk perawatan medis.

Perdana Menteri Israel Naftali Bennett mengatakan tentara Israel di Tepi Barat bergerak melawan operasi Hamas yang akan melakukan serangan teror dalam waktu dekat.

Dia mengatakan tentara di lapangan bertindak seperti yang diharapkan dan mengatakan pemerintahnya memberi dukungan penuh.

Letnan Kolonel Amnon Shefler, juru bicara militer Israel, mengatakan operasi penangkapan di Tepi Barat mendapat perlawanan.

Dikatakan, tentara Israel melakukan operasi gabungan dengan badan keamanan internal Shin Bet dan Polisi Perbatasan.

Dia mengatakan operasi itu untuk menghentikan Hamas yang beroperasi di Yudea dan Samaria dengan maksud melakukan teror.

Dia mengatakan setidaknya empat anggota Hamas tewas dan beberapa lainnya ditangkap dalam operasi semalam.

Kantor berita resmi Palestina WAFA mengatakan Osama Soboh yang berusia 22 tahun tewas selama bentrokan di Desa Burqin, Tepi Barat utara, dekat Jenin.

Baca juga: Tentara Israel Tembak Warga Palestina di Tepi Barat, 4 Orang Meninggal Dunia

Hamas, yang menguasai Jalur Gaza, memuji mereka yang tewas sebagai martir dan mengklaim tiga orang yang tewas di Biddu sebagai anggota sayap bersenjatanya.

Hamas menyalahkan kematian mereka pada koordinasi berkelanjutan antara Otoritas Palestina ydan pemerintah Israel.

Hamas meminta para pendukungnya untuk merancang taktik dan cara yang membahayakan musuh dan mengurasnya dengan segala bentuk perlawanan.

Juru bicara Hamas Abdulatif al-Qanou menyalahkan Otoritas Palestina.

Dia mengatakan pertemuan baru-baru ini antara Presiden Palestina Mahmoud Abbas dan pejabat Israel mendorong pendudukan lagi.

Otoritas Palestina (PA) mengakui pasukan keamanannya berkoordinasi dengan Israel untuk menekan Hamas dan kelompok militan lainnya.

PA mengutuk pembunuhan itu dan mengatakan pemerintah Israel bertanggung jawab penuh atas pagi berdarah ini dan kejahatan yang dilakukan oleh pasukan pendudukan.

Bulan lalu, pasukan Israel bentrok dengan orang-orang bersenjata Palestina selama serangan larut malam di Jenin, menewaskan empat warga Palestina.

Baca juga: 80 Persen Warga Palestina Inginkan Presiden Mahmoud Abbas Mundur

Dalam beberapa bulan terakhir ini telah terjadi peningkatan kekerasan di Tepi Barat.

Dimana, lebih dari dua lusin warga Palestina tewas dalam bentrokan sporadis dengan pasukan Israel dan selama protes.

Bentrokan Minggu (26/9/2021) terjadi, hanya seminggu setelah Israel menangkap kembali enam buronan Palestina yang keluar dari penjara Israel.

Beberapa pelarian berasal dari Jenin, dan dua ditangkap di sana setelah pencarian ekstensif.(*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved