Breaking News:

Tips dan Trik

Segera Bersihkan Jika Ada Kerikil Menempel di Ban Mobil, Jika tidak Ini Bahaya yang Menanti

Berikutnya cek kualitas fisik ban apakah ada keretakan, selipan benda asing, dan kondisi alur ban (aus atau tidak), apalagi jika terjadi retak samping

Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS/Kompas.com
Ilustrasi batu kerikil di alur ban 

SERAMBINEWS.COM - Seiring penggunaannya, terutama jika digunakan di jalan yang berbatu kerap ditemukan benda-benda kecil seperti batu kerikil yang menempel pada sela-sela alur kembangan ban.

Meskipun sepele, benda asing yang menempel di sela ban dapat membuat ban menjadi rusak. Maka dari itu perlu dibersihkan.

Training Development, Section Head PT Astra Daihatsu Motor, Aji Prima Barus Nurcahya juga mengatakan, untuk perawatan ban mobil pemilik harus menjaga kondisi ban.

"Sederhananya, periksa tekanan angin secara berkala paling tidak satu minggu sekali. Jaga tekanan angin sesuai spesifikasi kendaraan," kata Aji.

Berikutnya cek kualitas fisik ban apakah ada keretakan, selipan benda asing, dan kondisi alur ban (aus atau tidak), apalagi jika terjadi retak samping.

Ini Akibat yang Ditimbulkan Bila Kelebihan Tekanan Udara pada Ban Mobil

"Apabila terjadi keretakan pada tapak ban, mungkin sudah tidak aman digunakan. Apalagi keretakannya bagian samping ban, itu kendaraan tersebut sangat berbahaya," ucap Aji.

Aji menambahkan, jika ban sudah mengalami bocor di bagian samping atau dinding ban, pemilik kendaraan harus langsung mengganti ban dengan yang baru. Jika dipaksakan, dikhawatirkan ban akan pecah dan menimbulkan kecelakaan.

Kemudian cek kondisi kedalaman alur ban dengan menggunakan alat ukur atau dapat melihat tread wear indicator (TWI).

"Ketika keausan sudah rata dengan TWI, artinya tidak sampai botak, maka ban tersebut sudah maksimal keausannya. TWI ini adalah 1,6 mm dari permukaan bawah ban. Ketika sudah sejajar dengan TWI ban segera diganti," saran Aji.

Ini Tanda-tanda Ban Mobil Sudah Harus Ganti yang Baru

Berikutnya, cegah flat spot pada ban dengan cara menjalankan mobil paling tidak seminggu sekali meski jarang digunakan. Sehingga, ban berputar dan terjadi vibrasi.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved