Breaking News:

Berita Aceh Singkil

Sukses Kelola Objek Wisata, BUMDes di Aceh Singkil Ini Dirikan Bank Sampah, Nasabah Dapat Sembako

Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Karya Mandiri Desa Pulau Baguk, Kecamatan Pulau Banyak, Kabupaten Aceh Singkil, mengembangkan sayap usaha baru

Penulis: Dede Rosadi | Editor: Muhammad Hadi
Dok Asril
Peresmian Bank Sampah BUMDes Karya Mandiri Desa Pulau Baguk, Kecamatan Pulau Banyak, Aceh Singkil, Sabtu (25/9/2021) 

Laporan Dede Rosadi I Aceh Singkil

SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Karya Mandiri Desa Pulau Baguk, Kecamatan Pulau Banyak, Kabupaten Aceh Singkil, mengembangkan sayap usaha baru.

Setelah sebelumnya BUMDes tersebut sekses mengelola objek wisata bahari Pulau Panjang. 

Bidang usaha baru yang digeluti adalah bank sampah

"BUMDes Karya Mandiri, sudah launching bank sampah," kata Asril B, Ketua BUMDes Karya Mandiri, Minggu (26/9/2021).

Baca juga: Cara Amankan Rekening Anda dari Modus Kejahatan, Lakukan Lima Tips yang Disarankan OJK

Menurut Asril, warga yang jadi nasabah Bank Sampah BUMDes Karya Mandiri, mendapat buku tabungan. 

Selanjutnya ketika memiliki sampah disetor ke Bank Sampah dengan imbalan uang sesuai harga sampah yang langsung masuk ke rekening buku tabungan nasabah. 

Uniknya uang dalam tabungan akan dikonversi ke beras, telur dan minyak makan sesuai kebutuhan sehari-hari nasabah. 

"Uangnya di masukkan ke buku tabungan. saldo Rp (rupiah) di tabungan akan dibeli beras, telur ayam, minyak makan dan lain-lain," jelas Asril.

Baca juga: Bila Ada 4 Tanda Ini, Berarti Nomor WhatsApp Anda Telah Diblokir Seseorang

Dalam tahap awal sebut Asril, Bank Sampah BUMDes Karya Mandiri hanya melayani sampah non organik.

"Berikutnya ditargetkan semua sampah diterima," demikian Ketua BUMDes Karya Mandiri Desa Pulau Baguk, Asril.

BUMDes Karya Mandiri menjadi salah satu BUMDes yang sukses lewat usahanya mengelola objek wisata Pulau Panjang. 

Baca juga: Pria Miskin di Pidie Ini Sudah 5 Tahun Layani Istrinya Lumpuh, Kini Sang Suami Itu Pun Derita Tumor

Objek wisata itu telah dilengkapi tempat pertemuan, cottage serta fasilitas permainan di laut. 

Sebelum pandemi Covid-19, selalu ramai dikunjungi wisatawan.

Sementara akibat Covid tamu berkurang, namun tetap bisa bertahan terbukti dengan terus terawatnya fasilitas yang ada.(*)

Baca juga: Usai Musda, Iqbal Farabi Kosongkan Ruang Sekretaris Partai Demokrat Aceh

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved